Logo

Penuhi Zat Besi dengan Pangan Nabati

Reporter:

Jumat, 06 September 2019 14:55 UTC

Penuhi Zat Besi dengan Pangan Nabati

Foto: Ilustrasi/Pixabay.

JATIMNET.COM, Jakarta - Tubuh tak bisa membuat zat besi sendiri. Zat besi bisa didapat dari pangan nabati seperti dilansir Suara.com, 6 Jumat 2019.

Kekurangan zat besi memicu anemia yang banyak diderita oleh perempuan, terutama perempuan hamil. Dampaknya, mereka jadi mudah lelah, pucat, pusing, dan kurang energi.

Selama ini banyak orang berpikir sumber zat besi terbaik adalah daging merah dan hati. Sumber pangan hewani lain yang juga kaya zat besi di antaranya daging ayam, bebek, telur, dan ikan.

Berikut pangan nabati yang dapat memenuhi zat besi:

BACA JUGA: Peneliti Unsoed Ciptakan Aplikasi Deteksi Dini Anemia

1. Bayam

Sayur bayam menempati urutan teratas sebagai pangan nabati yang kaya zat besi. Yang bikin juara, selain kaya zat besi, bayam juga kaya vitamin C yang membantu penyerapan zat besi di dalam tubuh.

2. Kacang merah

Meski kecil, kandungan gizi dari kacang merah tidak main-main. Selain sumber zat besi, kacang merah juga dikenal sebagai sumber serat, vitamin C, dan protein.

3. Brokoli

Selain kaya zat besi, brokoli juga kaya akan vitamin K, magnesium, dan vitamin C yang akan membantu meningkatkan penyerapan zat besi. Brokoli juga dikenal sebagai makanan yang tinggi antioksidan, yang dapat membantu meningkatkan sistem imun dan mencegah proses penuaan dini.

BACA JUGA: Separuh Ibu Hamil di Indonesia Alami Anemia

4. Kacang kedelai

Kacang kedelai dan semua produk pangan yang terbuat dari kedelai seperti tahu, tempe, tauco, dan sebagainya, merupakan sumber zat besi. Kacang kedelai juga mengandung tembaga yang menjaga sistem kekebalan tubuh dan pembuluh darah tetap sehat, serta mangan yang berperan menjaga proses kimia dalam tubuh agar tetap normal.

5. Kentang

Selain sumber karbohidrat, kentang juga sumber zat besi yang konon lebih baik dibanding daging ayam. Coba olah kentang bersama brokoli dan wortel, agar semakin banyak zat besi yang diasup oleh tubuh.