Pengamat: NU dan Gusdurian Dongkrak Suara Jokowi di Jatim

Baehaqi Almutoif

Sabtu, 20 April 2019 - 18:10

JATIMNET.COM, Surabaya – Pengamat komunikasi politik Universitas Airlangga, Surabaya, Suko Widodo menyebut keunggulan Paslon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin hasil hitung cepat di Jawa Timur tidak lepas dari peran Nahdlatul Ulama (NU) dan jaringan Gusdurian.

Menuruntya, kuatnya jaringan NU di Jatim sepertinya mampu menggeret suara akar rumput ke arah Capres dan Cawapres nomor urut 01. Bersatunya kiai-kiai kampung di Jatim turut membawa margin selisih angka bagi capres petahana hingga 60-63 persen.

Selain kalangan NU struktural, Suko juga menyebut jaringan Gusdurian pimpinan Yenny Wahid juga mempunyai andil dalam menggaet massa akar rumput NU.

BACA JUGA: Jaringan Gusdurian Terima Penghargaan Asia Democracy and Human Rights

"Jadi, jika para elit di Jakarta saling mengklaim kemenangan itu merupakan hal yang semu," ujar Suko melalui keterangan resminya, Sabtu 20 April 2019.

Kuatnya massa akar rumput di kalangan Nahdliyin inilah yang turut andil membawa kemenangan keunggulan Joko Widodo-Ma'ruf Amin versi hitung cepat. Turunnya Yenny Wahid beberapa kali ke Jawa Timur membawa jaringan Gusduriannya yang memang dikenal dekat dengan massa akar rumput NU.

Bahkan, pencetus nama kiai kampung adalah Gus Dur. Kiai Kampung sendiri merujuk pada kiai-kiai di pondok pesantren kecil yang selama ini tidak menjabat dalam struktural NU. Di Jawa Timur, populasi kiai kampung ini sangat banyak.

BACA JUGA: Ketika Jatim Jadi Kunci Kemenangan Pemilihan Presiden

Ketua Sedulur Jokowi Jawa Timur HM Misbahus Salam menyebut bahwa faktor Yenny Wahid menjadi salah satu faktor yang menentukan kemenangan. Yenny dinilai punya magnet sendiri bagi para kiai kampung.

"Ning Yenny punya pengaruh signifikan. Sebagai putri Gus Dur, tentu membawa magnet tersendiri bagi para kiai dan masyarakat di Jawa Timur," kata pria yang juga wakil ketua PCNU Jember tersebut.

Terpisah, Yenny Wahid mengatakan, kemenangan di Jawa Timur itu milik rakyat. Ia menolak jika dikatakan sebagai faktor penentu dari suara Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Jatim.

BACA JUGA: Perayaan Nataru di Malang Diimbau Tak Demonstratif

"Terlalu berlebihan jika saya dianggap faktor penentu. Ada banyak pihak yang berjuang bersama memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin," kata Yenny.

Kemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, lanjutnya, tak luput dari kerja berbagai pihak. Seperti Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, mantan Wakil Gubernur Jawa Timur yang juga Ketua PBNU Saifullah Yusuf, serta elemen kiai kampung. "Mereka-mereka ini semua yang memenangkan," tuturnya.

Baca Juga

loading...