Logo

Pemkot Probolinggo Bidik Pisang Cavendish Jadi Komoditas Unggulan Daerah

Selain padi dan jagung
Reporter:,Editor:

Kamis, 14 May 2026 03:30 UTC

Pemkot Probolinggo Bidik Pisang Cavendish Jadi Komoditas Unggulan Daerah

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin saat ikut memanen pisang Cavendish yang dikembangkan oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Yayasan Panti Asuhan Al Umah di Kelurahan/Kecamatan Wonoasih. Foto: Zulafif.

JATIMNET.COM, Probolinggo – Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo berencana menambah komoditas unggulan daerah dari sektor pertanian.

Selain padi dan jagung, budidaya pisang Cavendish menjadi target pengembangan. Perluasan lahan tanam, pembagian bibit dan pendampingan bagi warga pembudidaya tengah direncanakan.

“Pemerintah akan melakukan pembinaan bersama DKPP (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian) agar pengembangannya semakin luas,” ujar Wali Kota Probolinggo Aminuddin saat menghadiri penan raya pisang Cavendish di Kelurahan/Kecamatan Wonoasih, Rabu, 13 Mei 2026.

BACA: Lahan Pasca Tambang di Tuban Jadi Perkebunan Pisang Cavendish dan Ecopark

Panen raya pisang tersebut berlangsung di lahan seluas sekitar 2.500 meter persegi yang dikelola Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Yayasan Panti Asuhan Al Umah.

Sekitar 280 pohon pisang cavendish tumbuh produktif di lahan tersebut dan bahkan telah memasuki panen kedua.

‎‎Hingga kini, yayasan tersebut telah mengelola sekitar 4 hektare lahan tanaman pisang Cavendish dengan masa panen hampir setiap pekan sekali.

Aminuddin menilai potensi ekonomi dari pisang Cavendish cukup tinggi. ‎‎“Kebutuhan pisang cavendish sangat besar. Ini peluang yang harus dimanfaatkan masyarakat. Dalam satu bulan hasil panen bisa mencapai sekitar 3 ton jika dikelola dengan baik,” ujarnya.

‎‎Ia menjelaskan, salah satu kunci keberhasilan budidaya cavendish terletak pada perawatan tanaman dan kondisi lahan yang tidak tergenang air.

BACA: Dikunjungi Menteri Desa, Pemkab Jember Dapat Tawaran Kemitraan Budidaya Cavendish

Sementara itu, Ketua Yayasan Panti Asuhan Al Umah, Ustaz Sanip mendukung rencana pemkot dalam pengembangan pisang Cavendish.

“Kami siap mendukung program pemerintah untuk mengembangkan pisang cavendish agar benar-benar menjadi ikon baru Kota Probolinggo,” ucapnya.

‎‎Meski demikian, ia mengaku masih menghadapi kendala dalam proses pengemasan dan distribusi hasil panen. Selama ini, pengemasan masih dilakukan di luar daerah, sementara pemasaran banyak dikirim ke Surabaya.