Jumat, 19 June 2026 09:00 UTC

Wabup Sampang KH Ahmad Mahfudz beserta perwakilan Forkopimda dan Kantor Kementerian Agama Sampang saat menyambut kedatangan jemaah haji di Pendopo Trunojoyo, Jumat, 19 Juni 2026. Foto: Zainal Abidin.
JATIMNET.COM, Sampang - Sebanyak 616 jemaah haji Kabupaten Sampang yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 67 dan 68 telah tiba di Kota Bahari, Jumat, 19 Juni 2026.
Kepulangan para tamu Allah itu disambut rasa penuh syukur oleh Pemkab Sampang beserta seluruh anggota keluarga jemaah di Pendopo Trunojoyo.
Dalam acara penyambutan itu, Wakil Bupati (Wabup) Sampang KH Ahmad Mahfudz mengucapkan selamat datang kepada para jemaah haji.
Ia mendoakan seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur dan membawa keberkahan bagi keluarga maupun masyarakat Kabupaten Sampang.
"Kami ucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji Sampang. Kami sangat bersyukur dan bahagia karena para jemaah pulang ke kampung halaman dalam keadaan sehat walafiat," ucapnya.
Dalam pelaksanaan haji tahun ini, ada dua jemaah haji Kabupaten Sampang yang dilaporkan meninggal dunia setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci Makkah.
Pertama, Muhammad Tohir M. Suud Burhan, warga Jalan Teuku Umar, Kota Sampang. Almarhum wafat di Makkah pada Kamis, 28 Mei 2026, setelah menjalani perawatan karena sakit.
Jemaah haji kedua yang wafaf di Makkah adalah Slamet Riyadi Miad, warga Perumahan Puri Matahari, Kota Sampang. Almarhum meninggal dunia di Rumah Sakit An-Nur pada Rabu, 10 Juni 2026.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sampang kami menyampaikan duka yang mendalam bagi jemaah yang wafat di Makkah. Semoga amal ibadahnya termasuk ibadah haji yang baru ditunaikan diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan," ucap Mahfudz.
Wabup juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kinerja Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sampang beserta seluruh tim yang telah bekerja keras selama penyelenggaraan ibadah haji 2026.
"Mudah-mudahan kualitas penyelenggaraan dan pelayanan bagi para jemaah haji semakin meningkat dan apabila ada kendala bisa menjadi evaluasi pada musim haji tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
“Semoga pengabdian dan keikhlasan yang telah diberikan mendapat balasan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT," pungkas Mahfudz. (adv/inforial)
