Logo

Pemkot Mojokerto Siapkan Seragam hingga Sepatu Gratis bagi Siswa Baru

Reporter:,Editor:

Jumat, 10 July 2026 03:30 UTC

Pemkot Mojokerto Siapkan Seragam hingga Sepatu Gratis bagi Siswa Baru

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat memberikan pemaparan dalam Bimtek SPMB tahun ajaran 2026/2027 beberapa waktu lalu. Foto: Wanto.

JATIMNET.COM, Mojokerto – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, Pemerintah Kota Mojokerto memastikan berbagai bantuan pendidikan kembali diberikan kepada peserta didik.

Selain membebaskan biaya pendidikan di sekolah negeri, pemkot juga menyiapkan bantuan seragam, tas, sepatu, alat tulis, hingga layanan angkutan sekolah gratis.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan tanpa terbebani biaya.

"Di bidang pendidikan, kami tetap berkomitmen menjalankan seluruh kewenangan pemerintah kota mulai jenjang PAUD/TK hingga SMP dengan pendidikan gratis," kata Ning Ita, sapaan akrab Ika Puspitasari, Jumat, 10 Juli 2026.

Ia menjelaskan, sedikitnya terdapat lima bentuk dukungan yang disiapkan bagi peserta didik jenjang PAUD/TK hingga SMP negeri. Selain pembebasan biaya pendidikan, pemkot menyediakan seragam sekolah, tas, sepatu, alat tulis, dan angkutan sekolah gratis.

Tak hanya itu, dukungan pendidikan juga diberikan kepada warga Kota Mojokerto yang menempuh pendidikan tinggi. Melalui program beasiswa, sekitar 250 hingga 300 mahasiswa berprestasi setiap tahun menerima bantuan dari pemerintah kota.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Agung Moeljono, menjelaskan sebagian program tersebut telah berjalan, seperti pendidikan gratis di sekolah negeri dan layanan angkutan sekolah gratis.

Adapun bantuan seragam, tas, sepatu, dan perlengkapan sekolah bagi siswa baru akan direalisasikan setelah proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 selesai.

"Untuk bantuan seragam sekolah, tas, dan sepatu diperuntukkan bagi siswa baru dan saat ini masih menunggu selesainya proses SPMB di Kota Mojokerto," ujar Agung.

Menurutnya, setelah data peserta didik baru dinyatakan final, Pemkot Mojokerto akan melanjutkan proses pengadaan sekaligus pendistribusian bantuan agar seluruh siswa yang berhak dapat segera menerimanya.

Melalui program tersebut, Pemkot Mojokerto berharap beban pengeluaran keluarga menjelang tahun ajaran baru dapat berkurang sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas. (adv/inforial)