Pemilu di Surabaya Diawasi Lima Lembaga Pemantau

Hari Istiawan

Jumat, 12 April 2019 - 10:35

JATIMNET.COM, Surabaya – Pelaksanaan pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden 17 April 2019 di Kota Surabaya akan dipantau oleh lima lembaga pemantau yang sudah terdaftar di Bawaslu RI.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya, Hidayat mengatakan, dari 51 lembaga pemantau pemilu yang terdaftar di Bawaslu, lima lembaga di antaranya akan memantau pelaksanaan tahapan penyelenggaraan Pemilu 2019 di Surabaya.

Adapun lima lembaga pemantau pemilu tersebut adalah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) dan Forum Masyarakat Peduli Jatim (FMPJ).

BACA JUGA: Luhut Harapkan Angka Golput Bisa Ditekan

"Lembaga pemantau pemilu merupakan mitra kami yang membantu melakukan pengawasan jalannya Pemilu 2019," kata Hidayat, Jumat 12 April 2019.

Hidayat mengatakan pengawasan partisipatif pemilu oleh lembaga pemantau pemilu diharapkan mampu mewujudkan pemilu yang berintegritas dan terpercaya.

Bawaslu menerbitkan Peraturan Bawaslu Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pemantauan Pemilihan Umum untuk menjadi pedoman teknis dan prosedur bagi perseorangan dan lembaga yang akan melakukan pemantauan Pemilu tahun 2019.

Sementara itu, dalam pelaksanaannya nanti, KPU Kota Surabaya menegaskan tidka menggelar hitung cepat secara khusus di Kota Surabaya.

BACA JUGA: Mendagri Minta Tim Pemantauan Pemilu Deteksi Serangan Fajar

"Kebetulan tidak ada untuk yang khusus Kota Surabaya. Mungkin ambilnya beberapa kab/kota atau se-provinsi," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat, Muhammad Kholid.

Meski demikian, lanjut dia, "real count" atau hitung asli versi KPU dilak dengan tetap menunggu hasil perolehan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), rekapitulasi di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hingga KPU Surabaya.

Istilah hitung cepat (real count) atau scan C1 (form berita acara), yaitu hasil penghitungan di TPS yang dituangkan dalam C1, di-scan oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan diserahkan ke KPU kabupaten/kota, lalu dikirim ke KPU RI untuk ditampilkan dalam bentuk tabulasi secara real time di laman KPU.

"Jadi kalau di Situng (Sistem Informasi Penghitungan Suara) KPU RI, selesai penghitungan suara di TPS, ada satu salinan yang dibawa ke KPU Surabaya untuk di-scan dan diunggah," katanya.(ant)

Baca Juga

loading...