Logo

Golkar Bidik 10 Kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto pada Pemilu 2029

Ali Mufthi minta target tersebut jadi keputusan resmi Rakerda
Reporter:,Editor:

Minggu, 02 August 2026 08:00 UTC

Golkar Bidik 10 Kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto pada Pemilu 2029

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufhti (tengah) saat berfoto bersama dengan anggota DPRD Jawa Timur dan pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto di sela Rakerda, Minggu, 2 Agustus 2026. Foto: Wanto.

JATIMNET.COM, Mojokerto - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Mojokerto mulai menyiapkan diri guna menghadapi Pemilu 2029.

Persiapan dijalankan untuk mendapatkan 10 kursi DPRD Kabupaten Mojokerto, sesuai dengan yang ditargetkan partai berlombang pohon beringin tersebut.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi mendukung target tersebu. Untuk mencapainya, ia mendorong seluruh kader harus memiliki semangat yang sama dalam memperkuat organisasi.

Selain itu, mempromosikan kader dan calon legislatif, serta menjaga kekompakan di semua tingkatan.

"Mempromosikan anggota fraksi maupun para calon itu memang harus dilakukan. Yang paling penting adalah menjaga sikap solid dan kompak," ujar Ali Mufthi saat sambutan pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto di Aston Hotel Mojokerto, Minggu, 2 Juli 2026.

Ia menegaskan, target 10 kursi yang disampaikan Ketua DPD Golkar Kabupaten Mojokerto Winajat harus menjadi keputusan resmi Rakerda dan didokumentasikan sebagai bagian dari target bersama Partai Golkar di Jawa Timur.

"Oleh karena itu, target 10 kursi yang disampaikan Pak Ketua (DPD Golkar Kabupaten Mojokerto) harus menjadi keputusan Rakerda, terdokumentasi, dan direkap sebagai bagian dari target Golkar se-Jawa Timur," tegasnya.

Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto berfoto bersama dalam Rakarda DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto di Aston Hotel Mojokerto, Minggu, 2 Agustus 2026. Foto: Wanto.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto Winajat mengatakan, Rakerda diawali dengan pengukuhan pengurus kecamatan masa bakti 2026–2031.

Menurutnya, terjadi banyak pergantian kepengurusan secara menyeluruh, meski masih ada empat kecamatan yang prosesnya belum rampung.

Ia menyebut pembentukan kepengurusan baru merupakan bagian dari proses kaderisasi agar roda organisasi berjalan semakin efektif hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

"Rakerda hari ini menjadi agenda konsolidasi untuk menyusun target-target menuju Pemilu 2029. Kami berharap seluruh kader dan pengurus bisa bekerja sama, bahu-membahu menjalankan program yang telah disepakati," kata Winajat.

Menurutnya, target 10 kursi bukan sekadar angka, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata seluruh struktur partai.

Oleh karena itu, Golkar Mojokerto telah menyiapkan berbagai strategi pemenangan, termasuk merekrut kader-kader potensial yang dinilai mampu memperkuat partai pada Pemilu 2029.

"Masih banyak agenda setelah ini, mulai musyawarah di tingkat desa dan kelurahan hingga menjalankan seluruh program hasil Rakerda sebagai bekal menghadapi Pemilu 2029," ujarnya.

Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto Bambang Wijanarko menambahkan, Rakerda 2026 mengusung tema 'Memperkuat Kesolidan Organisasi, Meningkatkan Kinerja Kader, dan Mewujudkan Kemenangan Partai.'

Menurutnya, forum tersebut tidak hanya menjadi ajang evaluasi organisasi, tetapi juga menyusun langkah strategis menghadapi agenda politik dan pembangunan daerah ke depan.

"Kami berharap Rakerda ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan rekomendasi, keputusan, dan langkah strategis yang bisa dilaksanakan secara nyata demi kemajuan Partai Golkar," ujar Bambang.

Melalui Rakerda tersebut, Partai Golkar Kabupaten Mojokerto juga menegaskan komitmennya memperkuat sinergi antara pengurus, kader, organisasi sayap, hingga struktur partai di tingkat desa dan kecamatan agar target kemenangan pada Pemilu 2029 dapat tercapai.

Rakerda kali ini dihadiri pula Ketua Harian DPD Golkar Jatim Adi Wibowo sekaligus Walikota Pasuruan, Bendahara DPD Golkar Jatim Eko Wahyudi sekaligus Anggota DPRD RI, dan Wakil Ketua Pemenangan Pemilu V Sumardi yang juga Anggota DPRD Provinsi Jatim Dapil X (Kota/Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang).