JATIMNET.COM, Surabaya - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyarankan tiap rumah warga memakai “rooftop panel surya” sebagai solusi memenuhi kebutuhan listrik yang lebih murah.

Dia menjelaskan teknologi rooftop panel surya telah dibangun di 172. 996 rumah tangga di seluruh pelosok wilayah Indonesia selama empat tahun terakhir masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, yang selama ini tidak pernah teraliri listrik.

"Saat awal saya menjabat Menteri ESDM, terdata 2.500 desa dari Sabang sampai Merauke yang masyarakatnya selama ini sama sekali belum pernah melihat lampu," katanya, saat memberi kuliah umum di hadapan mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Sabtu 6 April 2019.

BACA JUGA: Jonan Dorong Penerapan Teknologi di Kementerian ESDM

Aliran listrik di 2.500 desa itu kemudian secara bertahap diupayakan menggunakan teknologi rooftop panel surya.

"Sampai sekarang sudah terpasang di 172.996 rumah tangga dan masih tersisa 98 ribu rumah tangga yang secara bertahap masih sedang kami selesaikan," ucapnya.

Jonan pun menyebut rumah-rumah warga di Papua kini lebih modern karena telah menggunakan rooftop panel surya sebagai energi listrik dibandingkan dengan rumah-rumah warga di Pulau Jawa.

BACA JUGA: Kementerian ESDM Bangun Ratusan Sumur Bor Tahun Ini

"Kalau perlu atap Kampus Universitas Katolik Widya Mandala ini segera diganti dengan rooftop panel surya, masak kalah dengan rumah-rumah warga di Papua," ujarnya berkelakar.

Jonan memastikan energi listrik yang dihasilkan dari teknologi rooftop panel surya jauh lebih murah dibandingkan dengan listrik konvensional.

Ia menyebut rumahnya saat ini juga sudah memakai rooftop panel surya. “Dulu ketika pakai listrik konvensional tagihan sebulan bisa habis Rp 4 jutaan. Setelah menggunakan rooftop panel surya, biaya listrik sebulan hanya sekitar Rp 1 jutaan. Jadi memang jauh lebih hemat," katanya. (ant)