Pemerintah Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster senilai Rp 37 Miliar

David Priyasidharta

Sabtu, 20 April 2019 - 11:27

JATIMNET.COM, Jambi - Pemerintah kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster (BL) ilegal sebanyak 246.673 ekor yang terdiri dari 235.900 ekor jenis pasir dan 10.773 ekor jenis mutiara.

Pengungkapan kasus penyelundupan itu merupakan hasil kerja sama tim gabungan Satreskrim Polres Tanjung Jabung Timur dengan Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Perikanan (SKIPM) Jambi.

Proses penangkapan bermula saat polisi melakukan patroli di sekitar Desa Lambur Luar Kecamatan Sabak Timur Kabupaten Tanjungjabung Timur, Kamis 18 April 2019 dini hari.

BACA JUGA: Pemerintah Gagalkan Penyelundupan Seratusan Ribu Benih Lobster di Batam

Curiga terhadap tiga unit mobil yang berhenti di jalan raya, polisi menghampiri ketiga mobil tersebut. Namun pemilik mobil melarikan diri saat polisi hendak memeriksa mobil tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, ternyata terdapat benih lobster yang dikemas dalam 1.238 kantong plastik yang dimasukkan ke dalam 35 box styrofoam.

BACA JUGA: Tiga Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam Ditenggelamkan

“Sesuai dengan peraturan yang berlaku tersebut, lobster berukuran di bawah 200 gram tidak boleh ditangkap supaya terjaga kelestariannya,“ tambahnya.

Benih lobster yang berhasil diselamatkan di Jambi itu telah dilepasliarkan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pada Jumat 19 April 2019 sore.

“Semoga tidak ada lagi yang coba-coba menangkap benih lobster seperti ini ya. Biarkan bayi-bayi lobster itu tumbuh jadi remaja hingga dewasa supaya bisa berkembang biak. Kalau masih bayi begini sudah ditangkapin, nanti di mana lagi kita bisa dapat lobster?," katanya.

Baca Juga

loading...