Pelni Ubah Skema Operasi Angkutan Nataru

Rochman Arief

Reporter

Rochman Arief

Selasa, 18 undefined 2018 - 17:12

JATIMNET.COM, Jakarta – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) melakukan pengalihan rute atau rerouting serta perubahan skema operasi kapal menyusul sepanjang angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

“Untuk mengantipasi permintaan yang tinggi pada rute ramai, Pelni melakukan rerouting, perubahan pola operasi kapal," kata Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Ridwan Mandaliko dalam keterangan tertulis, Selasa 18 Desembr 2018.

Pada angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pelni membagi tiga wilayah operasional dan pelayanan. Wilayah Barat terdiri Tanjung Priok, Batam, Belawan, Kijang-Letung-Tarempa dan Natuna. Selain itu, ruas Semarang-Kumai-Surabaya.

Untuk wilayah Barat tercatat 66.713 pelanggan dengan penumpang terpadat Cabang Batam 25 persen, Cabang Belawan 18 persen, Cabang Surabaya 13 persen, Cabang Tanjung Priok 11 persen, dan Cabang Tanjung Pinang 10 persen.

BACA JUGA: Penumpang PT Pelni Naik 3 Persen Imbas Laka Lion

“Pada angkutan Nataru wilayah Timur menempati urutan pertama sebanyak 35 persen, wilayah Tengah 32 persen dan wilayah Barat hanya 18 persen pergerakan penumpang,” katanya.

Daerah kantong-kantong penumpang yang akan merayakan Natal cukup tinggi di wilayah Timur (35 persen), wilayah Tengah (25 persen) dan wilayah Barat (18 persen). Pada ruas Batam-Belawan, lanjutnya, frekuensinya ditambah dengan mengubah pola operasi.

Semula KM Kelud rutenya Tanjung Priok-Batam-Tanjung Balai Karimun-Belawan, menjelang Natal dan setelah tahun baru hanya melayani Batam-Tanjung Balai Karimun-Belawan PP. Setelah Natal atau 27 Desember 2018 dan setelah tahun baru, kapal kembali melayani rute sebelumnya.

Pelni mengoperasikan 26 kapal trayek nusantara dan 52 kapal perintis. Dari 26 kapal tersebut Pelni menambah frekuensi dengan mengoperasikan 13 kapal reguler.

Kemudian mengubah sembilan rute kapal tipe 3.000 dan kapal 2.000 penumpang, dua kapal tipe 1.000 penumpang serta menglihkan rute dua kapal tipe 500 penumpang.

BACA JUGA: Pelni Surabaya Optimis Volume Penumpang Naik 5 Persen

Pada Nataru 2018 Pelni juga akan mengoperasikan KM Lawit ke Padang dan Gunung Sitoli, berangkat Rabu 19 Desember pukul 19.00 WIB dari Tanjung Priok. Pengoperasian KM Lawit ke Padang-Gunung Sitoli rutin dilakukan setiap menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Kami menyiapkan KM. Lawit ke Padang dan Gunung Sitoli. Semoga bisa untuk nostalgia para perantau warga Minang yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru di tanah kelahirannya, katanya.

Pelni mempredikasi akan terjadi kenaikan jumlah penumpang sekitar satu persen dari 327.204 tahun 2017 menjadi 327.458 penumpang di tahun 2018.

Dia mengatakan angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) yang berlangsung 22 hari mulai Selasa 18 Desember 2018 hingga Selasa 8 Januari 2019, Pelni menyiapkan 26 armada trayek Nusantara dan 46 trayek kapal perintis dengan 52 unit kapal. (ant)

Baca Juga

loading...