Pelni Bebaskan Bea Bagasi Penumpang 50 Kg

Rochman Arief

Reporter

Rochman Arief

Minggu, 3 Maret 2019 - 06:58

JATIMNET.COM, Baubau – Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) membebaskan bea bagasi atau untuk barang bawaan penumpang hingga 50 kg ke seluruh rute pelayaran.

“Bagi penumpang yang membawa bagasi melebihi berat atau volume, Pelni menerapkan tarif over bagasi, tujuannya agar tertib, aman, dan selamat, ujar Kepala PT Pelni Cabang Baubau, Capt Akhmad Sadikin, Minggu 3 Maret 2019.

Ia mengatakam, ukuran volume bagasi bebas bea dengan ukuran maksimal 0,175 m3 atau 30cm x 30cm x 30cm atau setara satu koper/koli dengan berat maksimal 50 kg. Sehingga setiap barang bawaan yang melebihi ketentuan bagasi bebas sebagaimana ketentuan itu disebut sebagai over bagasi dan dikenakan tarif over bagasi.

BACA JUGA: Pelni Surabaya Optimis Volume Penumpang Naik 5 Persen

“Jadi bila bagasi melebihi 50 kg atau setara dengan 0,3 m3 (meter kubik) atau ukuran 2 koli/koper akan dikenakan tarif over bagasi,” terangnya.

Sesuai peraturan perusahaan tentang bagasi penumpang kapal Pelni yang disebut dengan bebas bagasi atau cuma-cuma adalah barang bawaan penumpang yang dibebaskan dari biaya, berupa barang jinjingan, dapat diangkat dengan satu tangan dan tidak membutuhkan bantuan orang lain, tidak boleh diseret atau dipikul saat embarkasi atau naik ke kapal.

Membebaskan bea bagasi hingga 50kg merupakan komitmen perusahaan BUMN itu dalam memberikan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi laut.

“Ini bagian dari toleransi dalam menerapkan ketentuan bagasi penumpang hingga 50 kg. Kami berharap ketentuan itu dapat dipatuhi seluruh penumpang kapal agar ketertiban, keamananan, dan kelancaran dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, ketentuan free bagasi hingga 50 kg masih kerap dilanggar, baik berat maupun volumenya. Untuk menegakkan aturan dan menjamin keselamatan pelayaran, Pelni memberlakukan ketentuan over bagasi atau tarif kelebihan bagi penumpang yang membawa muatan melebihi ketentuan.

BACA JUGA: Penumpang PT Pelni Naik 3 Persen Imbas Laka Lion

Disebutkan, selain membebaskan bea bagasi, pihaknya juga mempunyai produk Redpack (Responsibilty and Excellent Delivery) merupakan kiriman atau paket yang diselenggarakan Pelni di luar bagasi.

"Bagasi dan Redack berbeda. Barang bagasi adalah barang jinjingan yang dibawa penumpang. Saat ini, barang bagasi penumpang menyatu dengan penumpang di mana dia mendapatkan seat atau bed,” ujarnya.

Ditambahkan pula, Redpack adalah produk baru dari Pelni yang merupakan bagian dari lini bisnis dalam memperkenalkan packaging dan standart labelling logistik. Produk Redpack telah diluncurkan pada 15 Agustus 2018 dengan bentuk kemasan kantong merah, sehingga ini memberikan perbedaan dengan paket kiriman perusahaan lain. (ant)

Baca Juga

loading...