Pasien Schizophrenia, Widji Dirujuk ke RSJ Menur

Baehaqi Almutoif

Sabtu, 20 April 2019 - 19:18

JATIMNET.COM, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menginstruksikan Dinas Sosial Jawa Timur dan Dinas Kesehatan Jawa Timur segera turun menangani gadis penderita schizophrenia atau gangguan jiwa di Kediri.

"Saya minta Kadis Sosial dan Kadis Pendidikan segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk bisa menangani pasien dengan baik," ujar Khofifah, Sabtu 20 April 2019.

Mantan Menteri Sosial itu menilai, kasus yang menimpa Widji Fitriyani asal Desa Ngadi Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri sangat mendesak untuk ditangani. Kebiasaannya menggigiti anggota tubuh ini harus diobati hingga tuntas.

BACA JUGA: Secuil Cerita dari Liponsos Keputih Surabaya

"Pasien akan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, serta keluarga yaitu neneknya harus diberi pendampingan," ungkap Khofifah.

Gubernur kelahiran Surabaya itu mengakui, penanganan Widji tidak hanya bisa yang bersangkutan. Keluarga korban harus diperhatikan juga. Ia pun mengusulkan agar nenek yang selama ini mengasuhnya dengan memberikan bantuan berupa sembako.

Sekadar diketahui, pasien Widji merupakan anak tunggal dari pasangan suami istri Supeno dan Sarminiwati. Pasien juga diketahui telah ditinggal orang tuanya sejak lahir dan hanya tinggal bersama neneknya.

BACA JUGA: Antisipasi Caleg Stres, RSJ Menur Siapkan 40 Kamar VIP

Widji terdeteksi memiliki penyakit kejiwaan sejak tahun 2005. Ia pernah dirawat di RSJ Lawang pada tahun 2011, 2014, dan 2017. Pada berobat yang ketiga ini perempuan 28 tahun itu sebenarnya sudah diindikasikan adanya luka, bahkan beberapa ruas jari sebelah kirinya sudah habis digigitinya.

Saat ini Widji sudah dalam perjalanan ke RSJ Menur Surabaya. Dia akan menjalani perawatan di rumah sakit milik Pemprov Jawa Timur itu.

Baca Juga

loading...