Mereka mengaku terbangun di malam hari karena suara lonceng sapi.

Pasangan Ini Tuntut Bandul di Leher Sapi ke Pengadilan

Dyah Ayu Pitaloka

Jumat, 12 April 2019 - 14:20

JATIMNET.COM, Surabaya – Pengadilan Munich di Bavaria, menolak tuntutan Pasangan dari Holzkirchen, atas bandul lonceng sapi milik peternakan sapi Regina Killer. Pasangan mengaku, suara lonceng sapi membuat mereka terjaga saat malam hari.

Pasangan itu juga keberatan dengan bau kotoran sapi, lengkap dengan serangganya.

Putusan hakim memastikan, sapi tetap bisa mengenakan loncengnya, di Bavaria, dikutip dari Bbc, Kamis 11 April 2019. Holzkirchen disebut sebagai kota pedesaan yang damai,   

Politisi terkemuka di Bavaria, Ilse Aigner mengatakan, “Sapi, dengan bandul loncengnya, adalah bagian dari cara hidup pedesaan kami,” katanya.

BACA JUGA: 10 Satwa yang Terancam Punah Akibat Disantap Manusia

Di persidangan, pengacara pasangan tersebut memutar rekaman berisi suara keributan lonceng sapi, yang disebutkan mencapai 70 desibel dan menjangkau jendela kamar tidur mereka.

Namun, pengadilan menilai bukti itu tidak meyakinkan.

Pasangan itu nampak tidak puas dengan kesepakatan damai, yang dibuat di tahun 2015. Kesepakatan itu, meminta para petani untuk menjaga agar sapinya berada minimal 20 meter, dari properti tetangganya.

Killer, dikutip dari koran harian Suddeutsche Zeitung, mengatakan “ini adalah masalah tradisi kami, dan ini akan terus bertahan seperti ini, hingga Bavaria musnah,”.

BACA JUGA: Ini Lima Warung Rujak Cingur Legendaris di Surabaya

Killer dan tim pengacaranya meyakinkan, bila bandul sapi berfungsi sebagai penanda bagi pemilik sapi, jika ternaknya hilang, bahkan di tengah malam.

Wali Kota Holzkirchen, Olaf von Lowis mengatakan, “merumput adalah hal yang lumrah di sini, dan menjadi pilar penting bagi agrikultur,”.

Sapi milik Killer menghabiskan sepanjang musim dingin di dalam kandangnya.

Baca Juga

loading...