Pada Forum Walikota se-Asia, Risma Bocorkan Kisah Warganya

Khoirotul Lathifiyah

Sabtu, 25 Mei 2019 - 12:17

JATIMNET.COM, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang juga sebagai Presiden United Cities and Local Government (UCLG) Asia Pasific menjadi pembicara di acara Standing Comitte Meeting di ASEAN Mayor Forum (AMF), Sabtu 25 Mei 2019.

Dia meyampaikan bahwa Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda akan sangat berperan dalam kesuksesan sebuah negara pada 2040 mendatang. Menurutnya, banyak pakar yang mengungkap bahwa pemerintah daerah (pemda) maupun pemerintah kota (pemkot) menjadi penggerak dalam kelompok tersebut.

“Nantinya, peranan masyarakat sangat dibutuhkan sehingga harus teredukasi dengan baik. Terlebih pemerintah kota lebih dekat dengan warganya," kata Risma dalam siaran pers yang diterima Jatimnet.com.

Ia mengatakan kesuksesan bersama itu dapat diraih dengan mengajak pemimpin daerah se-Asia Pacific untuk meningkatkan ekonomi di daerahnya dan ikut berkontribusi dalam ekonomi global.

BACA JUGA: Tambah RTH, Risma Targetkan Penurunan Suhu Kota Surabaya

Risma mencontohkan salah satu upaya Kota Surabaya yakni dengan program Pahlawan Ekonomi yang melatih Unit Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar bisa berinovasi serta mengembangkan potensinya.

“Rekan-rekan semuanya, mayoritas dari mereka adalah para istri yang terhimpit secara keuangan. Saya berpikir bagaimana ekonomi di Surabaya dapat bergerak," paparnya.

Dia mencontohkan salah satu Pahlawan Ekonomi yang berhasil adalah Diah Cookies, yang mampu memberdayakan warga satu kampungnya. Dan saat ini, 30 persen dari mereka penghasilannya lebih dari Rp 1 miliar.

Selain memaparkan Pahlawan Ekonomi, Risma juga mengunggulkan Program Pejuang Muda dan Startup Koridor Surabaya.

"Era saat ini adalah eranya kolaborasi, anak-anak muda harus berjuang dan melakukan hal-hal baru untuk menciptakan peluang bersama," tambahnya.

Oleh sebab itu, Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu meminta agar semua wali kota harus bersedia belajar dengan wali kota lainnya. Menjalin pertemanan agar tercipta suasana saling mendukung dan membantu mengatasi permasalahan daerahnya.

BACA JUGA: Risma Optimistis Underpass PTC Bisa Diresmikan pada HJKS

"Makanya, wali kota harus mau belajar satu sama lain. Para wali kota harus mau berteman dan bekerja sama dalam mengatasi berbagai masalah di wilayahnya masing-masing," imbuhnya.

Ia berharap nantinya tidak ada kota yang tertinggal melalui saling berbagi pengalaman dan permasalahan bersama.

Risma menghadiri acara UCLG ASPAC First Sessions of 2019 Executive Bureau Meeting & Yiwu Dialogue on International Economic and Trade Coorporation di Kota Yiwu Cina.

Acara yang digelar selama enam hari mulai dari 21-26 Mei 2019 itu, bekerjasama dengan Chinese Peoples for Association for Friendship with Foreign Countries (CPAFFC), Belt and Road Local Coorporation dan Pemerintah Kota Yiwu, Cina.

Baca Juga

loading...