Rabu, 27 May 2026 09:32 UTC

Petugas Damkar Kota Mojokerto berjibaku memadamkan kobaran api. Foto: Hasan
JATIMNET.COM, Mojokerto – Kebakaran besar melanda pabrik pengolahan ban bekas milik CV Indah Sentosa Ban di Jalan Bypass Km 2, Kelurahan Gununggedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Selasa siang, 27 Mei 2026. Kobaran api yang cepat membesar memicu kepanikan warga sekitar karena asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari berbagai sudut Kota Mojokerto.
Peristiwa kebakaran diketahui mulai terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Api diduga pertama kali muncul dari area dalam pabrik sebelum akhirnya merambat dan menghanguskan sebagian besar bangunan.
Material ban bekas yang tersimpan dalam jumlah banyak membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan. Kobaran si jago merah terus meluas dalam waktu singkat sehingga proses pemadaman berlangsung cukup berat.
BACA: Direvitalisasi, Pasar Baru Tuban Terbakar
Warga di sekitar lokasi sempat panik saat melihat kepulan asap hitam terus memenuhi udara. Sejumlah pengendara yang melintas di jalur bypass juga tampak memperlambat laju kendaraan untuk menyaksikan kebakaran di kawasan industri tersebut.
Salah satu petugas keamanan pabrik, Suwandi (50), mengaku tidak mengetahui pasti sumber awal kebakaran. Ia mengatakan saat tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB, kondisi api sudah membesar dan hampir melalap seluruh area pabrik.
“Waktu saya datang, api sudah besar. Rekan saya, Yunus, lebih dulu meminta bantuan ke polisi dan petugas pemadam kebakaran,” ungkapnya.
Petugas pemadam kebakaran dari Damkar BPBD Kota Mojokerto bersama BPBD Kabupaten Mojokerto langsung diterjunkan ke lokasi begitu menerima laporan. Mereka mengerahkan sejumlah armada untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar pabrik.
Komandan Regu Damkar BPBD Kota Mojokerto, Suyitno, menyebut proses pemadaman berjalan cukup lama lantaran banyaknya material mudah terbakar di dalam pabrik.
"Ada saya hitung ada 8 unit kendaraan Damkar, yang terbakar merupakan benda mudah terbakar," katanya.
BACA: Kebakaran Kandang Ayam di Probolinggo, Kerugian Ratusan Juta
Petugas damkar harus berjibaku selama berjam-jam untuk menjinakkan api. Hingga sekitar pukul 16.00 WIB, proses pembasahan masih terus dilakukan di beberapa titik yang masih menyisakan kobaran api.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih didalami aparat berwenang. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik karena saat kejadian aktivitas pabrik diketahui sedang berhenti beroperasi.
"Dugaan sementara arus pendek listrik, karena pabrik ini dalam kondisi tidak beroperasi," katanya.
