23 rumah sakit harus segera mengajukan masa perpanjangan.

Masa Akreditasi 43 RS se-Jatim Berakhir Semester Pertama 2019

Baehaqi Almutoif

Kamis, 10 Januari 2019 - 20:18

JATIMNET.COM, Surabaya – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatat masa akreditasi 43 rumah sakit di Jawa Timur berakhir pada semester pertama tahun 2019.

Deputi BPJS Kesehatan Jawa Timur Handaryo mengingatkan pengelola rumah sakit untuk mengajukan perpanjangan agar tak menganggu layanan pada pasien. “Kami harap segera dilakukan,” katanya di Kantor Dinas Kesehatan Jatim, Kamis 10 Januari 2019.

Menurut dia, 14 rumah sakit masa akreditasinya berakhir pada awal bulan ini. Enam di antaranya sudah mengantongi masa perpanjangan.

BACA JUGA: 33 Rumah Sakit Terancam Putus Kontrak Dengan BPJS Kesehatan

Berikutnya, ada 29 rumah sakit yang masa akreditasinya berlaku hingga Juni nanti. 14 di antaranya telah mengajukan permohonan masa perpanjangan.

Dengan perincian itu, ia mengatakan, ada 23 rumah sakit yang harus segera mengajukan masa perpanjangan. “Mereka sudah berjanji akan segera memenuhi akreditasinya,” katanya.

Direktur Mutu dan Akreditasi Layanan Kementerian Kesehatan Farichah  Hanum mengatakan telah mempersiapkan skema khusus untuk mempercepat proses akreditasi rumah sakit. Di antaranya menambah penyurvei di tiap daerah dan special treatment di rumah sakit. “Tapi semua pihak harus ikut mendorong percepatan ini,” katanya.

BACA JUGA: 12 RS Diputus Kontrak BPJS, Rekomendasi Turun Besok

Kementerian juga mengontrol langsung upaya pemenuhan syarat akreditasi di rumah sakit. Semisal penempatan dokter sebagai direktur serta pemenuhan sarana dan prasarana sesuai aturan perundang-undangan.

Ketua Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Wilayah Jatim Dido Anondo mengatakan karut marut perkara akreditasi rumah sakit seperti diberitakan media massa kini bersumber dari terbatasnya petugas survei. “Jadi bukan karena rumah sakit malas-malasan,” katanya.

Tapi, ia melanjutkan, ada pula rumah sakit yang tak siap dengan kelengkapan dokumen saat disurvei. Rumah sakit ini pernah disurvei sebelumnya, tapi justru tak siap ketika disurvei ulang.

Baca Juga

loading...