JATIMNET.COM, Surabaya - Seorang gadis asal Arab Saudi, Rahaf Muhammad al-Qunun, agaknya benar-benar belum merasa aman meskipun pemerintah Thailand sudah memberikan izin tinggal sementara. Apalagi ayah dan abangnya juga sudah berada di negara Pagoda itu. 

Karena itu, melalui akun Twitternya @rahaf84427714 empat hari lalu, ia meminta suaka kepada empat negara, yakni Kanada, Amerika Serikat, Australia, dan Inggris. Dia berharap salah satunya bersedia memberikan perlindungan bagi dirinya. "Saya meminta suaka kalau perwakilan mereka menghubungi saya," kata Rahaf.

Dikutip dari www.albalad.co, Rahaf, gadis berusia 18 tahun itu sejak Senin lalu berada di Bangkok di bawah perlindungan UNHCR (Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Pengungsi). Dia kabur dari keluarganya ketika sedang berlibur di Kuwait akhir pekan lalu.

Dia sejatinya sudah ingin mencari suaka ke Australia, namun tertahan di Bandar Udara Suvarnabhumi. Rahaf lari lantaran takut dibunuh setelah keluar dari agama Islam. Dia telah mengumumkan dirinya sebagai penganut atheisme.