JATIMNET.COM, Ngawi - Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Ngawi, menangani 864 kasus pelanggaran selama Operasi Zebra Semeru 2018 yang berlangsung sejak 30 Oktober 2018.

"Pelanggaran lalu lintas tersebut melibatkan semua jenis kendaraan. Mulai roda dua hingga kendaraan besar," ujar Kanit Turjawali Satuan Lalu Lintas Polres Ngawi Ipda Fredo Leonard Sianturi, di Ngawi, Kamis kemarin, 8 November 2018.

Data Polres Ngawi menyebutkan dari 864 pelanggaran lalu lintas tersebut, sebanyak 777 pelanggaran dilakukan tindakan tegas berupa tilang. Sedangkan sisanya, hanya teguran. Pelanggaran lalu lintas yang dilakukan bermacam-macam, mulai dari tidak memiliki surat kelengkapan mengemudi seperti SIM dan STNK, serta tidak memakai helm.

Selain itu, terjadi pelanggaran rambu lalu lintas seperti menerobos lampu merah, tidak menyalakan lampu pada siang hari. Fredo mengatakan selain fokus pada penegakan tertib berlalu lintas, pihaknya juga mengantisipasi pelanggaran dan tindak kriminalitas lainnya saat melakukan razia.

Polisi juga berhasil mengamankan ribuan liter minuman keras dari dua orang pengangkutnya asal Rembang Jawa Tengah saat razia di ruas jalan Soekarno-Hatta pada 6 November 2018. Minuman keras jenis arak jowo  tersebut dikemas dalam botol mineral yang disimpan dalam kardus. Ada 32 kardus masing-masing berisi 21 botol air mineral ukuran besar.

"Ribuan liter minuman keras tersebut dibeli dari wilayah Karanganyar, Jawa Tengah, dan rencananya akan dijual di daerah Surabaya dan sekitarnya," ungkapnya. Fredo mengatakan razia masih akan terus digelar pada siang dan malam hari di titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas hingga 12 November 2018. (ant)