
Reporter
Zaini ZainJumat, 6 September 2024 - 08:00
Editor
Ishomuddin
Operasi Calfex melibatkan 880 pasukan multinasional menutup Latgab Super Garuda Shield (SSG) 2024 di Puslatpur Marinir 5 Baluran Situbondo, Jumat, 6 September 2024. Foto: Zaini Zain
JATIMNET.COM, Situbondo – Combined Arms Life Fire Exercise (Calfex) atau latihan tembakan amunisi tajam terintegrasi antar kecabangan menjadi latihan puncak menutup Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SSG) 2024 di Puslatpur Marinir 5 Baluran, Kabupaten Situbondo.
Operasi Calfex melibatkan 880 terdiri dari TNI AD, AL, dan AU sebanyak 412 prajurit, serta 468 tentara negara sahabat yaitu Amerika Serikat 176 tentara, Singapura 33 tentara, Jepang dan inggris masing-masing 36 tentara serta Australia sebanyak 130 tentara.
“Calfex ini merupakan operasi darat gabungan melibatkan seluruh alutsista TNI dan negara sahabat untuk menghancurkan musuh,” ujar Dankodiklat Laksamana Madya TNI Maman Firmansyah, yang memimpin latihan puncak Calfex di T12 Puslatpur marinir 5 Baluran, Jumat, 6 September 2024.
BACA: Kendaraan Perang TNI Jadi Rebutan Warga Situbondo
Menurut Maman, Calfex merupakan rangkaian Latgabma Super Garuda Shield. Sehari sebelumnya juga telah digelar operasi pendaratan amfibi di Pantai Banongan, Jangkar, Situbondo.
Latihan Calfex untuk memvalidasi kemampuan komandan lapangan untuk merencanakan dan melakukan tembakan langsung yang secara taktis aman dan realistis dengan menerapkan prinsip taktik manuver dalam lingkungan pertempuran.
“Jadi SGS 2024 ini murni latihan rutin dilaksanakan setiap tahun yang digelar sejak 26 Agustus hingga 6 September 2024. Saya tegaskan kegiatan ini murni latihan tidak untuk tujuan yang lain-lain,” tuturnya.
BACA: Latihan Bantuan Tembakan, Lanud Iswahjudi Kirim Empat Pesawat F-16
Maman menjelaskan ada 6.808 tentara yang mengikuti Latgabma SSG 2024, terdiri dari TNI sebanyak 4.773 orang, sedangkan dari negara-negara sahabat sebanyak 2.076 orang. Mereka berasal dari Amerika, Kanada, Jepang, Australia, Thailand, Singapura, Ingris, Brazil, India, dan Papua Nugini.
“Melalui Latgabma SSG 2024 ini kian mempererat hubungan dengan negara-negara sahabat, ” katanya.
Sementara itu, untuk skenario latihan Calfex diawali serangan Himars artileri 105 milimeter yang melakukan tembakan praserangan. Tujuannya memfasilitasi penyerbuan, penerobosan, dan perebutan sasaran musuh oleh pasukan infantri. Untuk alutsista yang digunakan terdiri dari Meriam M105 KH 178, Meriam 105 M119, Heli Caracal, Heli Panther, Heli UH-60, Blackhawk, Astros, Himars, MO 60 dan MO 81.