Senin, 02 November 2026 08:53 UTC

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menerima penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Senin, 2 November 2026. Foto: Wanto/Jatimnet
JATIMNET.COM, Mojokerto – Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita resmi menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mojokerto. Setelah menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan, dia langsung menyiapkan strategi penguatan organisasi melalui tiga agenda konsolidasi untuk menghadapi Pemilu 2029.
Penyerahan SK kepengurusan dilakukan Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Hidayat, kepada Ning Ita. Prosesi berlangsung di Kantor DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Jalan Gayungsari Barat Nomor 14, Surabaya, Senin, 2 November 2026.
Ning Ita menyebut jabatan tersebut sebagai amanah sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan bersama seluruh jajaran pengurus. Dia pun mulai memprioritaskan tiga arahan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur untuk memperkuat organisasi di tingkat kota.
Ketiga prioritas tersebut mencakup konsolidasi program, konsolidasi struktural, dan konsolidasi finansial. Ning Ita menilai seluruh aspek itu perlu mendapat perhatian agar kepengurusan baru dapat menjalankan roda organisasi secara optimal.
“Pertama konsolidasi program. Jadi program nasional dan juga program yang ada di daerah. Kemudian yang kedua adalah konsolidasi struktural. Gerindra ini tidak hanya struktur DPC, tetapi sayap-sayapnya banyak. Nah, ini harus kita lakukan konsolidasi. Dan yang ketiga adalah konsolidasi finansial,” ujar Ning Ita.
Dia menjelaskan, konsolidasi program bertujuan menyelaraskan agenda partai di tingkat nasional dengan kebutuhan dan program di daerah. Dengan penyelarasan tersebut, pelaksanaan kegiatan partai di Kota Mojokerto diharapkan sejalan dengan arah kebijakan organisasi secara nasional.
Sementara itu, konsolidasi struktural akan menyasar penguatan koordinasi antara pengurus DPC dan berbagai organisasi sayap Partai Gerindra. Langkah ini dinilai penting untuk membangun soliditas kader sekaligus memperkuat jaringan organisasi.
Adapun konsolidasi finansial menjadi perhatian tersendiri karena berkaitan dengan kemampuan partai menjaga keberlangsungan organisasi dan membiayai berbagai kegiatan.
Ning Ita menegaskan, ketiga agenda tersebut merupakan bagian dari persiapan menghadapi kontestasi politik 2029. Dia ingin Gerindra tidak hanya mempertahankan keberhasilan memenangkan pemilihan presiden, tetapi juga mampu meraih kemenangan sebagai partai dalam pemilu mendatang.
“Targetnya, 2029, Gerindra yang sudah memenangkan presiden, maka partainya yang harus menang,” tegasnya.
Melalui kepengurusan baru, Gerindra Kota Mojokerto diharapkan segera memperkuat soliditas kader, menata struktur organisasi, dan menyelaraskan program kerja. Ketiga agenda konsolidasi tersebut menjadi modal awal Ning Ita dalam membangun kekuatan partai menuju Pemilu 2029.
