Kamis, 11 June 2026 08:06 UTC

Saksi mata menunjukkan kronologi pencurian motor. Foto: Ikhsan
JATIMNET.COM, Mojokerto – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Mojokerto. Kali ini, sebuah sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi S 4416 NBP dilaporkan hilang saat diparkir di depan sebuah studio musik di Jalan Rampai, Kavling 3, Kecamatan Sooko, Selasa sore, 9 Juni 2026.
Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar lokasi. Akibat kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp16 juta.
Pemilik Studio Musik R Merah, Edgar (35), warga Jalan Rampai, Kavling 3, Kecamatan Sooko, telah melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Laporan diterima untuk ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepeda motor tersebut merupakan milik Riski (18), warga Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Saat kejadian, korban memarkir kendaraannya di depan studio musik untuk mengikuti latihan.
Namun, motor tersebut diketahui tidak dalam kondisi terkunci stang. Situasi itu diduga dimanfaatkan pelaku untuk menjalankan aksinya dengan cepat.
Dalam hitungan menit, kendaraan milik korban sudah tidak berada di lokasi parkir. Korban baru menyadari motornya hilang setelah hendak menggunakan kembali kendaraan tersebut.
BACA: Dari Sabu hingga Liquid Vape, Jaringan Narkoba Terungkap di Mojokerto
Rekaman CCTV menunjukkan dua orang pelaku datang ke lokasi dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna hitam. Setelah mengamati situasi sekitar, salah seorang pelaku kemudian membawa kabur Honda Scoopy milik korban, sementara rekannya diduga bertugas mengawasi kondisi di sekitar lokasi.
Edgar mengaku terkejut atas kejadian tersebut. Menurutnya, area parkir di dalam studio terbatas sehingga sebagian pengunjung kerap memarkir kendaraannya di luar bangunan.
"Anak-anak itu biasanya kalau parkir ngak di dalam memang gak cukup mas ya parkir di luar mas," jelas Edgar.
Saat ini, identitas pelaku masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV, telah diamankan guna membantu proses pengungkapan kasus.
Unit Reskrim Polsek Sooko terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta mendalami rekaman kamera pengawas untuk melacak keberadaan para pelaku pencurian tersebut.
