Minggu, 23 August 2026 10:24 UTC

Warga di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Probolinggo, membentangkan bendera Merah Putih raksasa untuk memeriahkan HUT RI ke-81, Minggu, 23 Agustus 2026. Foto: Zulafif
JATIMNET.COM, Probolinggo – Warga Jalan Pattimura RW 06, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menggelar aksi unik untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Puluhan warga membentangkan bendera Merah Putih raksasa berukuran 12 meter x 5 meter di tengah rangkaian kegiatan bulan kemerdekaan.
Warga dari berbagai kelompok usia terlibat dalam kegiatan tersebut. Anak-anak, remaja, pemuda, orang tua, hingga para sesepuh bersama-sama membentangkan kain Merah Putih berukuran jumbo itu.
Pembentangan bendera menjadi bagian dari kegiatan senam sehat dan jalan sehat yang diikuti warga RW 06. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana warga memperingati bulan kemerdekaan dengan cara yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Suasana semakin khidmat ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang. Seluruh warga yang berada di lokasi kemudian menyanyikan lagu tersebut bersama-sama.
Saat warga membentangkan bendera, kain Merah Putih raksasa itu bergerak mengikuti hembusan angin. Puluhan orang berdiri mengelilinginya dan menjaga agar bendera tetap terbentang. Momen tersebut memperlihatkan kebersamaan warga tanpa membedakan usia.
BACA: FKUB Kota Probolinggo Dorong Pengenalan Kebinekaan Sejak Dini
Ketua Panitia PHBN 2026 Kelurahan Semampir, Adhele, mengatakan pembentangan bendera raksasa menjadi bentuk kecintaan warga terhadap Indonesia. Ia juga menyebut kegiatan tersebut menggambarkan kekompakan masyarakat di lingkungan RW 06.
“Gagasan ini merupakan representasi dari kekompakan warga kami, dan harapan agar semangat kemerdekaan terus hidup,” ujar Adhele, Minggu (23/08/2026).
Adhele menilai masyarakat dapat mengisi peringatan HUT Kemerdekaan dengan lebih dari sekadar perlombaan dan kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum Agustus juga dapat dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan sosial antarwarga.
“Bulan kemerdekaan ini menjadi ruang bagi warga untuk kembali bertemu, berkumpul, dan memperkuat kebersamaan. Kami ingin semangat kemerdekaan tidak hanya terasa saat Agustus, tetapi terus hidup dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.
BACA: Cara Memasang Bendera Merah Putih agar Rumah Tetap Rapi
Lurah Semampir Abdul Latief turut mengapresiasi keterlibatan warga dalam kegiatan tersebut. Ia secara khusus menilai partisipasi para pemuda menunjukkan bahwa semangat nasionalisme dan kebersamaan masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
“Kami sangat apresiasi terhadap pemuda dan warga. Pesannya adalah bagaimana kita menjaga kebersamaan dan semangat kemerdekaan ini,” kata Abdul Latief.
Sementara itu, salah seorang sesepuh RW 06, Suharto, mengaku tersentuh melihat warga dari berbagai generasi berkumpul dalam satu kegiatan. Ia merasa haru ketika menyaksikan anak-anak hingga orang tua bersama-sama membentangkan bendera Merah Putih raksasa.
“Jujur, saya sempat merinding. Seluruh warga kompak, tanpa terkecuali, bersatu padu menggetarkan bendera raksasa itu,” ungkap Suharto.
BACA: Agustusan di Kampoeng Kuliner Hidupkan Mamin Jadul dan Permainan Tradisional
Menurut Suharto, keterlibatan warga, terutama generasi muda, memiliki makna lebih luas daripada sekadar memeriahkan HUT Kemerdekaan. Ia melihat kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kecintaan terhadap bangsa sekaligus upaya menjaga persatuan di lingkungan masyarakat.
Ia berharap semangat kebersamaan yang muncul dalam kegiatan tersebut terus dipertahankan dan diteruskan kepada generasi berikutnya.
“Momen ini akan kami kenang selamanya. Terima kasih, pemuda. Pertahankan kemerdekaan ini,” pesannya.
Pembentangan bendera Merah Putih raksasa kemudian menjadi salah satu momen yang berkesan dalam rangkaian perayaan HUT RI ke-81 di RW 06 Semampir. Kegiatan tersebut mempertemukan warga lintas generasi dalam suasana penuh semangat kebangsaan.
Bagi masyarakat setempat, bendera berukuran jumbo itu tidak hanya menjadi simbol negara. Merah Putih juga menjadi gambaran persatuan warga yang mampu menyatukan anak-anak, pemuda, orang tua, dan para sesepuh dalam satu kegiatan.
Melalui kegiatan tersebut, warga menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan. Di bawah kibaran Merah Putih, warga Semampir menyatukan semangat untuk terus menjaga persatuan di tengah masyarakat.
