Menhub Sayangkan Perilaku Penumpang saat Uji Coba MRT

Rochman Arief

Minggu, 24 Maret 2019 - 09:16

JATIMNET.COM, Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyayangkan perilaku masyarakat yang melanggar aturan seperti makan dan minum di stasiun selama uji coba publik Moda Raya Terpadu (Mass Rapid Transit/MRT).

“Ada dua hal yang dievaluasi. Pertama, lifestyle masyarakat yang kurang tertib, makan di stasiun, gelantungan, dan menjadi viral. Saya mengharapkan ada kultur baru dan kita memang harus menyesuaikan,” ujar Budi Karya saat menghadiri peresmian MRT di stasiun MRT Istora Mandiri, Jakarta, Minggu 24 Maret 2019.

Selain tidak makan dan minum, menurut Budi, secara etik di dalam MRT masyarakat diharap tidak banyak berbicara dan membatasi penggunaan ponsel genggam.

BACA JUGA: Kemenhub Perketat Pengawasan Pesawat Boeing 737-8 Max

“Kita lebih cenderung minta ke masayarakat meningkatkan kesadaran kultur baru daripada kita melakukan suatu law enforcement,” kata Budi.

Budi juga meminta kepada pihak MRT untuk mempersiapkan tim yang bisa menegur dengan tegas penumpang yang melanggar. Selanjutnya, Budi juga mengevaluasi secara teknis.

“Kita dalam proses sertifikasi, tetapi sekarang sudah kita izinkan, lengkap dalam proses mendatang,” ujar dia.

BACA JUGA: Menhub Tambah 100 Kapal Perkuat Tol Laut

Dalam peresmian MRT ini, Budi juga mengatakan akan ada pencanangan tahap kedua MRT.

“Hari ini (Minggu, 24 Maret 2019), selain meresmikan pengoperasian, kami juga mencanangkan tahap dua. Tahap dua nantinya dimulai dengan membuat sub-station di Monas. Dari Monas ke Kota, dari Kota akan lanjut ke Ancol,” ujar Budi.

Bagi masyarakat umum, MRT dapat digunakan pada 25 Maret 2019 mulai pukul 05.30 WIB hingga 22.30 WIB. Pemberlakuan tarif untuk penumpang masih digratiskan hingga 31 Maret 2019 dan mulai 1 April mulai diberikan tarif secara komersial.

PT MRT Jakarta akan mengeluarkan dua jenis kartu. Pertama kartu single trip dan kedua adalah multi trip dengan tarif yang berbeda-beda. Untuk single trip dengan tarif Rp 15.000 dan multi trip Rp 25.000. (ant)

Baca Juga

loading...