Logo

May Day Jember Religius: Bupati Fawait Tekankan Harmoni Buruh dan Pengusaha

Reporter:

Jumat, 01 May 2026 06:10 UTC

May Day Jember Religius: Bupati Fawait Tekankan Harmoni Buruh dan Pengusaha

Suasana peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang dihelat di Pendopo Wahyawibawagraha pada Jumat, 1 Mei 2026. Foto: Faizin

JATIMNET.COM, Jember – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kabupaten Jember berlangsung dengan suasana berbeda pada Jumat, 1 Mei 2026. Pemerintah Kabupaten Jember menggelar pengajian bersama di Gedung Wahyawibawagraha sebagai upaya menjaga kondusivitas daerah sekaligus mempererat hubungan antara pekerja dan pelaku usaha.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Jember Muhammad Fawait, Penjabat Sekretaris Daerah, Wakapolres Jember, anggota DPRD, Kepala Dinas Tenaga Kerja, jajaran organisasi perangkat daerah, serikat pekerja, serta perwakilan pengusaha.

Berbeda dari peringatan May Day yang identik dengan aksi demonstrasi, Pemkab Jember memilih pendekatan religius dan kebersamaan melalui pengajian bersama yang akan dilanjutkan dengan agenda jalan sehat pada akhir pekan.

BACA: Ada Aksi Hari Buruh, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Surabaya 

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen buruh dan dunia usaha yang memperingati Hari Buruh secara damai dan produktif.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada serikat buruh, pelaku usaha, dan komunitas pekerja yang telah memperingati May Day dengan cara yang produktif. Ini menjadi contoh baik bagi daerah lain,” tutur pria yang akrab disapa Gus Fawait.

Ia menegaskan bahwa hubungan industrial yang sehat harus dibangun melalui keseimbangan antara keberlangsungan usaha dan kesejahteraan pekerja.

“Pengusaha harus mendapatkan keuntungan, namun pekerja juga wajib disejahterakan,” katanya.

BACA: Polres Gresik Janjikan Pendekatan Humanis untuk Pengamanan Hari Buruh 

Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo, turut menilai May Day tahun ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.

“Mari jadikan momentum May Day ini untuk memperjuangkan hak-hak pekerja serta memperkuat sinergi demi masa depan yang lebih berkeadilan,” ujarnya.

Pemkab Jember berharap peringatan Hari Buruh dengan pendekatan religius ini mampu menjadi simbol kolaborasi produktif dalam menciptakan iklim ketenagakerjaan yang sehat, stabil, dan berkelanjutan.

Dengan tema “Buruh Kuat, Indonesia Hebat”, peringatan May Day di Jember diharapkan mampu menjaga stabilitas daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui hubungan industrial yang harmonis.