Manajemen Williams Pastikan tidak akan Jual Tim

Rochman Arief

Reporter

Rochman Arief

Sabtu, 27 April 2019 - 20:36

JATIMNET.COM, Baku – Williams F1 Team dilanda krisis finansial sejak kontrak kerja sama dengan Martini berakhir musim lalu. Kepergian Martini tak cepat mendapatkan pengganti sebagai pemasok dana untuk mengikuti balapan musim berikutnya.

Tetapi situasi terbaru menyebutkan Williams tengah dihubungkan dengan pengusaha asal Rusia, Dmitry Mazepin. Bahkan kedua belah pihak dilaporkan sudah melakukan pertemuan untuk membahas masa depan Williams.

Namun Deputy Principal Williams, Claire Williams membantah telah menjalin pertemuan dengan Mazepin. Kepada Crash.net, Sabtu 27 April 2019, Claire Williams tidak menampik situasi seperti saat ini banyak yang menghubungkan dengan investor anyar.

“Saya belum bertemu dengan (Tuan) Mazepin untuk membicarakan banyak hal. Kami melakukan percakapan singkat di pertengahan tahun lalu, tetapi setelah itu tidak ada obrolan lagi,” jelas Claire.

BACA JUGA: Paddy Lowe Tinggalkan Williams jelang Formula 1

Claire mengakui situasi saat ini pernah dirasakan tim-tim lain. Bahkan Williams juga pernah dilanda krisis finansial pada tahun-tahun sebelumnya. Putri pendiri Williams itu mengakui timnya tengah dilanda krisis finansial. Namun bukan berarti pihaknya akan menyerahkan tim kepada investor baru.

“Williams tidak untuk dijual. Kami tidak punya niat untuk menjualnya. Sampai hari ini tim masih bisa mengikuti balapan,” tegas Claire.

Musim lalu Williams menorehkan hasil terburuk sepanjang sejarah. Mereka berada di posisi paling belakang klasemen konstruktor maupun pebalap.

Pada saat bersamaan, kontrak kerja sama dengan Martini tidak diperpanjang pada akhir 2018. Masa depan Williams kian suram setelah pengusaha asal Kanada, Lawrence Stroll menghentikan pasokan dananya.

BACA JUGA: Williams Pamerkan FW42 di Inggris

Situasi makin rumit ketika Lance Stroll dan Sergey Sirotkin juga hengkang, menyusul kepergian Chief Tenchnical Officer Paddy Lowe. Manajemen kemudian merekrut kembali Robert Kubica pasca absen selama delapan tahun akibat kecelakaan. Kubica didampingi pebalap muda asal Inggris, George Russell.

Menjelang awal musim ini Williams mendapat sponsor dari perusahan telekomunikasi, Rokit. Selain itu, tim yang didirikan Sir Frank Williams itu mendapat pasokan dana dari Polandia, bersamaan dengan bergabungnya Kubica.

“Situasi seperti ini, rumor itu selalu muncul. Williams dalam hal ini, dan telah lebih dari empat dekade, tidak pernah ingin menjual. Saya ingin membuktikan, bahwa kami mampu melakukan serta merebut podium kembali,” Claire memungkasinya.

Baca Juga

loading...