Williams Pamerkan FW42 di Inggris

Rochman Arief

Reporter

Rochman Arief

Selasa, 12 Februari 2019 - 07:57

JATIMNET.COM, London – Satu per satu tim Formula 1 meluncurkan mobilnya. Belum lama ini Haas sudah memperkenalkan diri. Berikutnya adalah Williams, yang meluncurkan mobil di markas besar mereka Grove, Oxfordshire, Inggris.

Dikutip dari Sky Sport, Senin 11 Februari 2019, Williams memperkenalkan FW42 dengan dominasi warna hitam-biru dengan kombinasi putih, sekaligus memperkenalkan mitra barunya, ROKiT, yakni perusahaan ponsel.

Desain dan warna yang diperkenalkan tahun ini merombak apa yang melekat pada mesin FW41 yang digunakan musim lalu.

Peluncuran FW42 untuk adu jet darat musim 2019 ini akan dibarengi dengan uji coba di Circuit de Barcelona, Catalunya pada 18 Februari 2019. Kedua pebalap barunya, Robert Kubica dan pebalap muda Inggris, George Russel akan disertakan dalam uji mesin.

BACA JUGA: Grosjean Akui Sulit Bersaing Dengan Tiga Tim Elit

Peluncuran mobil ini dibarengi perbaikan prestasi. Sebab sepanjang musim lalu Williams mencetak hasil buruk sepanjang sejarah tim. Yakni menempati posisi paling buncit klasemen konstruktor dengan tujuh poin! Padahal Williams memiliki label sebagai juara dunia kosntruktor sembilan kali.

“Tahun lalu sangat sulit bagi kami. Tim manapun pasti akan hancur dengan hasil seperti itu,” kata wakil bos tim Claire Williams, mengutip Sky Sports.

Menurutnya hasil tersebut sangat mengecewakan. Terlebih Williams adalah tim yang memiliki reputasi tinggi dalam 20 tahun terakhir. Hasil musim lalu tidak mencerminkan sebagai salah satu tim kuat di F1.

Ambisi itu didukung dengan Kepala Mekanik yang jempolan, Paddy Lowe. Dia memiliki reputasi hebat yang bisa menjadikan Nico Rosberg dan Lewis Hamilton merebut juara dunia F1 bareng Mercedes periode 2014-2016.

Selain itu dia juga sukses menjadikan Nigel Mansell juara dengan mesin Williams tahun 1992 dan Mika Hakinen mengendarai McLaren 1998 dan 1999.

BACA JUGA: Robert Kubica Dipastikan Kembali Ke Ajang Formula 1

“Paddy Lowe telah melakukan banyak pekerjaan untuk memastikan kami memiliki orang tepat dalam pekerjaan yang cepat. Kami yakin memiliki sumber daya yang hebat dan menggunakannya dengan cara yang benar,” urainya.

Hanya saja kembalinya Kubica (32) menjadi pertanyaan besar. Pebalap Polandia itu telah absen selama delapan musim pasca kecelakaan. Begitu juga dengan pasangannya, George Russell masih minim pengalaman.

Tetapi bekal jawara di F2 bisa menjadi garansi. Lebih dari itu, Russell menjadi Rookie (pendatang baru) asal Inggris kedua yang mengendarai Williams setelah Jenson Button tahun 2000.

“Kami telah mengalami banyak transformasi selama beberapa bulan terakhir. Ini adalah generasi penerus Williams. Mereka merupakan inti dari generasi berikutnya,” tutup Claire Williams.

Baca Juga

loading...