Di Stadion Surajaya Lamongan

Madura United Patahkan Tradisi tidak Pernah Menang Hadapi Persela

Mustofa

Rabu, 20 Maret 2019 - 13:19

JATIMNET.COM, Bangkalan – Hasil drawing (pengundian) babak delapan besar Piala Presiden 2019 mempertemukan Madura United dengan Persela Lamongan. Pertemuan dengan Laskar Joko Tingkir, julukan Persela, bukan pekerjaan gampang.

Diterangkan Manajer Madura United, Haruna Spemitro bahwa pertemuan dengan Persela selalu sulit bagi tim berujuluk Sape Kerrap itu. Selama dua musim terakhir, tim polesan Dejan Antonic ini belum pernah memetik poin penuh di Stadion Surajaya, markas Persela sejak 2016.

“Laga melawan Persela akan jadi adrenalin game yang bagus untuk kedua tim menjelang kompetisi resmi,” kata mantan manajer Persebaya itu, Rabu 20 Maret 2019. Haruna menambahkan laga perdana akan dilaksanakan di Stadion Surajaya, Minggu 31 Maret.

BACA JUGA: Madura United Kantongi Modal Penting Hadapi PSS Sleman

Begitu juga dijelaskan pelatih Madura United Dejan Antonic lebih menilai dari segi teknis. Baginya Persela adalah tim yang bagus. Dengan menembus babak delapan besar Piala Presiden merupakan bukti matangnya tim yang dipoles Aji Santoso itu.

Di mata Dejan, salah satu kekuatan Persela terletak pada pemain mudanya yang telah padu karena sebagian besar merupakan pemain lama. Penambahan pemain asing di Persela juga membuat permainan Laskar Joko Tingkir itu jauh lebih trengginas.

Namun Dejan optimis bisa menang atas Persela. "Kalau tidak optimis, saya main bulutangkis saja," katanya usai memimpin latihan Asep Berlian DKK di Stadion Gelora Bangkalan.

BACA JUGA: Lima Pemain Madura United Ikuti TC Timnas di Australia

Mantan pemain Persebaya, Persema dan Deltras itu menilai materi lini kedua bagi kedua tim juga sama. Dengan situasi seperti ini, menurutnya, pemenang pertandingan adalah tim yang paling fokus.

“Setelah peluit berbunyi, posisinya kalah dan menang 50:50. Tim yang lebih fokus akan berpeluang untuk menang. Saya optimis dengan tim saya," ungkap dia.

Baca Juga

loading...