Kyrgios Ditantang Borna Coric di Babak 16 Besar 

Rochman Arief

Reporter

Rochman Arief

Senin, 25 Maret 2019 - 13:53

JATIMNET.COM, Florida – Ambisi petenis Nick Kyrgios melaju ke babak yang lebih tinggi turnamen Miami Terbuka mendapat tantangan berat. Di babak keempat dia sudah dinanti petenis peringkat 13 asal Kroasia, Borna Coric.

Bentrok ini terjadi setelah kedua petenis sama-sama meraih tiket di babak ketiga. Kyrgios melaju ke babak ketiga setelah menghentikan Dusan Lajovic 6-3 dan 6-1, Minggu 24 Maret 2019 waktu setempat. Adapun Coric mengempaskan Jeremy Chardy, 6-7(2), 6-2, dan 6-3 di jam yang berbeda.

Kyrgios mengaku pertandingan melawan Coric bukan pekerjaan gampang. Meski pada dasarnya petenis peringkat 33 itu memiliki rekor pertemuan yang lebih baik. Kyrgios memenangi dua dari tiga pertandingan.

BACA JUGA: Tatjana Maria Tumbangkan Juara Bertahan Miami Terbuka

“Coric adalah pesaing yang sulit dipercaya dan salah satu pemain terbaik di dunia,” kata Kyrgios, dikutip ATPTour.com, Senin 25 Maret 2019.

Jawara Acapulco 2019 ini menambahkan permainan Coric sulit dipercaya. Dalam dua pertemuan terakhir di turnamen ATP Master di Cincinnati, Amerika Serikat, keduanya saling mengalahkan dan selalu berakhir dengan rubber set.

Coric mengalahkan Kyrgios tahun 2016 dengan kedudukan, 7-6(2), 4-6, dan 7-6(6) di babak 32 besar. Kyrgios membalasnya dua tahun kemudian di babak yang sama, juga melalui rubber set, 7-6(1), 0-6, dan 6-3. Satu pertemuan lainnya terjadi di Estoril, Portugal yang dimenangkan Kyrgios.

BACA JUGA: Serena Williams Mundur dari Miami Terbuka

“Dia tahu cara memenangkan pertandingan dan merupakan petenis dengan gaya permainannya yang sulit ditebak. Tapi saya memiliki hari libur satu hari, dan untuk sementara tidak akan memikirkannya saat ini,” lanjut petenis Australia itu.

Kyrgios berambisi bisa memperbaiki peringkatnya yang saat ini masih bercokol di posisi 33. Setelah menjuarai Acapulco di Meksiko, dia berambisi bisa melaju hingga babak yang lebih tinggi di Miami.

Sepanjang empat kali partisipasnya, prestasi tertingginya hanya melaju hingga semi final pada tahun 2016 dan 2017. Tahun lalu langkahnya dihentikan Alexander Zverev di babak 16 besar.

Baca Juga

loading...