Kuasa Hukum Dhani: Vonis Abaikan Fakta Persidangan

M. Khaesar Januar Utomo

Selasa, 11 Juni 2019 - 17:44

JATIMNET.COM, Surabaya – Kuasa hukum Ahmad Dhani Prasetyo, Aldwin Rahardian menganggap vonis satu tahun yang dijatuhkan kepada kliennya mengabaikan ahli yang dihadirkan dalam persidangan.

Menurutnya, vonis yang dijatuhkan tidak memasukkan maupun ahli yang dihadirkan Ahmad Dhani dalam persidangan. Selain itu, ia menilai kasus ini tidak menuduhkan perbuatan.

“Pasal yang disangkakan kepada terdakwa tidak terbukti,” kata Aldwin kepada awak media selepas sidang dengan agenda vonis kepada Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa, 11 Juni 2019.

BACA JUGA: Ahmad Dhani Prasetyo Divonis Satu Tahun

Dengan kondisi ini kuasa hukum menilai pasal 27 ayat 3 no 11 UU ITE seperti yang dituduhkan itu tidak terbukti. Dia menambahkan banyak saksi pelapor yang mencabut keterangannya di persidangan.

“Atas vonis itu, kami akan mengajukan banding,” tegas Aldwin.

Sementara itu, Ahmad Dhani menilai majelis hakim mengabaikan fakta persidangan. Keterangan saksi ahli ITE dari pihaknya tidak diterima. Dhani sempat mengajukan Teguh Afriadi sebagai saksi ahli, yang diketahui sebagai pembuat UU ITE di Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Dia adalah saksi ahli yang membuat UU ITE. Tetapi tidak dihadirkan, padahal dia mengetahui isyarat hukum apa saja agar tidak sekadar menerka-nerka,” kata pendiri Dewa 19 itu.

BACA JUGA: Kuasa Hukum Klaim Ahmad Dhani Berpeluang Lolos Jeratan Hukum

Dhani menegaskan ucapan yang dibuatnya tidak ditujukan kepada pendemo. “Jadi harus ada subyek hukum yang jelas, padahal di dalam video itu, saya tidak menyebut siapa-siapa, termasuk pendemo itu,” kata Dhani.

Kasus ini dilaporkan Koalisi Bela NKRI ke Polda Jatim. Ia dituduh mengucapkan ujaran kebencian dengan menyebut kelompok penolak deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya dengan kata-kata "Idiot".

Ucapan tersebut diduga diucapkan saat Dhani membuat video blog di lobi Hotel Majapahit Surabaya, Minggu, 26 Agustus 2018. Politikus Partai Gerindra itu tertahan di hotel karena massa penolak deklarasi #2019GantiPresiden menghadangnya di depan hotel.

Baca Juga

loading...