KPK Tangkap Tangan Pejabat Imigrasi di NTB

Hari Istiawan

Reporter

Hari Istiawan

Selasa, 28 Mei 2019 - 14:14

JATIMNET.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap delapan orang pejabat dan penyidik imigrasi serta pihak swasta di Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Sampai pagi ini delapan orang dibawa ke Polda setempat untuk dilakukan pemeriksaan awal. Mereka terdiri dari unsur pejabat dan penyidik imigrasi serta pihak swasta," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Selasa 28 Mei 2019.

Ia menyatakan, lembaganya menindaklanjuti informasi dari masyarakat tentang adanya dugaan pemberian uang pada pejabat imigrasi setempat terkait izin tinggal Warga Negara Asing (WNA) di sana.

BACA JUGA: Cegah Korupsi, Pemkab Trenggalek Larang ASN Terima Parsel

"Diamankan uang ratusan juta yang diduga merupakan barang bukti suap untuk mengurus perkara di imigrasi tersebut," ucap Syarif.

Sesuai hukum acara, KPK mempunyai waktu 24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan tersebut.

"Informasi lebih lengkap akan disampaikan saat konferensi pers di KPK," kata Syarif.

Sementara itu, juru bicara KPK Febri Diansyah menambahkan, nilai suap terkait perkara izin tinggal Warga Negara Asing (WNA) di Nusa Tenggara Barat (NTB) lebih dari Rp1 miliar.

BACA JUGA: KPK Menahan Dirut PLN Nonaktif Sofyan Basir

"Diduga nilai suap lebih dari Rp1 miliar," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Febri juga menyebut tujuh dari delapan orang yang diamankan di NTB itu akan dibawa ke gedung KPK di Jakarta hari ini.

"Tujuh orang dari NTB akan dibawa mulai siang ini ke kantor KPK," ucap Febri.(ant)

Baca Juga

loading...