Selasa, 22 September 2026 08:37 UTC

Petugas SAR gabungan evakuasi salah satu korban gunakan helikopter, Selasa, 22 September 2026. Foto: SAR Surabaya
JATIMNET.COM, Surabaya – Jumlah korban meninggal dunia dalam insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa kembali bertambah. Hingga Selasa, 22 September 2026, Tim SAR Gabungan mencatat 18 orang meninggal dunia, sementara 117 orang lainnya masih dalam pencarian.
Penambahan korban meninggal dunia ini menyusul temuan tiga orang di dalam badan kapal pada Selasa pagi. Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG), TNI AL, dan Jasalindo Salvage menemukan ketiganya pada pukul 09.55 WITA saat menyisir lokasi kapal tenggelam.
Tim SAR kemudian mengevakuasi ketiga korban ke KN SAR Pacitan. Selanjutnya, Helikopter Basarnas HR-3601 membawa mereka ke Lanud Banjarmasin untuk diserahkan ke RS Bhayangkara guna menjalani proses identifikasi.
Berdasarkan data manifes, KM Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang. Dari jumlah tersebut, tim gabungan telah menemukan 126 orang, dengan rincian 108 orang selamat dan 18 orang meninggal dunia.
Dengan demikian, sebanyak 117 orang lainnya masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian untuk mengetahui keberadaan para korban yang tersisa.
Selain temuan tiga korban di dalam kapal, pembaruan data operasi SAR juga mencakup penemuan dua korban di Perairan Seruyan, Kalimantan Tengah, pada Senin, 21 September 2026.
Kepala Basarnas M. Syafii menegaskan, tim gabungan akan terus mengerahkan seluruh kekuatan untuk menemukan korban yang masih hilang, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.
Upaya pencarian tersebut melibatkan sejumlah kapal SAR dan kapal perang TNI AL. Tim penyelam juga terus menyisir bagian dalam maupun sekitar badan kapal KM Virgo Transport 8.
Upaya pengerahan armada dan penyelam tersebut menjadi bagian dari operasi SAR yang masih berlangsung untuk menemukan 117 orang yang belum diketahui keberadaannya. Basarnas memastikan pencarian terus dilakukan secara maksimal di lokasi kapal tenggelam.
