Logo

Komisi A DPRD Jatim Targetkan Masalah Jalan Pandugo Surabaya Rampung 2 Bulan

Reporter:,Editor:

Senin, 06 April 2026 07:00 UTC

Komisi A DPRD Jatim Targetkan Masalah Jalan Pandugo Surabaya Rampung 2 Bulan

Foto bersama antara anggota Komisi A DPRD Jawa Timur dengan warga dan perwakilan LPMK di sekitar Jalan Pandugo, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya usai hearing terkait lakantas yang kera kali terjadi, Senin, 6 April 2026. Foto: Januar

JATIMNET.COM, Surabaya – Komisi A DPRD Jawa Timur (Jatim) menargetkan penyelesaian masalah di kawasan Jalan Pandugo, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya rampung dalam waktu dekat.

“Dalam bulan ini atau paling lambat bulan depan harus sudah selesai. Saya melihat tata cara  penyelesaiannya, tidak terlalu rumit dan optimis bisa cepat,” kata anggota Komisi A DPRD Jatim Yordan M. Batara Goa, Senin, 6 April 2026.

Optimisme itu disampaikannya usai hearing bersama perwakilan warga perwakilan warga dan pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) sekitar Jalan Pandugo.

Rapat dengar pendapat sengaja digelar untuk mencari solusi dari kecelakaan maut yang berulang kali terjadi di Jalan Pandugo.

Perwakilan warga menilai, pemicu kecelakaan karena perubahan konfigurasi dari satu jalur menjadi dua jalur di Jalan Pandugo secara mendadak.

BACA: Jalan Pandugo Surabaya Rawan Kecelakaan Maut, Warga Mengadu ke DPRD Jatim

Yordan menyatakan, penyelesaian masalah tersebut lebih efektif dengan menerapkan skema pemanfaatan aset untuk kepentingan umum. Opsi ini dinilai paling realistis dan cepat ditempuh dibandingkan pelepasan aset secara permanen.

“Yang lebih mudah kan pemanfaatan aset untuk kepentingan umum. Untuk itu semua pihak harus duduk bersama dan mencari solusi supaya aset ini bisa segera dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Apabila status pemanfaatan lahan telah jelas, Yordan melanjutkan, pemerintah kota dapat segera menindaklanjutinya. Langkahnya, dengan penyamaan konstruksi jalan agar terintegrasi dengan ruas di sekitarnya.

“Kalau sudah bisa dipergunakan untuk kepentingan jalan, ini bisa ditindaklanjuti pemkot agar bentuk jalannya bisa disamakan dengan yang di sebelahnya. Lalu, bisa masuk dalam penganggaran,” katanya.

BACA: Curah Hujan Tinggi, DPUBMP Surabaya Intensifkan Pengerukan Saluran Drainase

Terkait dengan penilaian lambannya penyelesaian permasalahan di Jalan Pandugo, Yordan tidak bersedia memberikan komentar. Yang terpenting, menurutnya, persoalan tersebut dapat segera diselesaikan.

“Saya tidak mau berprasangka negatif. Anggap saja karen ada miskomunikasi atau hal-hal yang belum nyambung. Kami berasumsi positif bahwa ini bisa terselesaikan dan kita bisa cari solusi,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penyelesaian persoalan tersebut. Sebab, sudah ada korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Pandugo.

“Ini sudah terbukti, sudah ada yang meninggal dunia sampai tiga orang dan kecelakaan terjadi berkali-kali. Kita mau menunggu sampai kapan lagi. Yang paling penting kan keselamatan masyarakat,” ujarnya.