Kominfo Batasi Medsos Saat Sidang Sengketa Pemilu?

Dyah Ayu Pitaloka

Rabu, 12 Juni 2019 - 12:30

JATIMNET.COM, Surabaya – Wacana pembatasan akses ke sejumlah fitur media sosial selama sidang sengketa hasil pemilu 2019, belum mendapat respon pasti dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Sementara sidang sengketa hasil Pemilu 2019 akan berlangsung di pekan ini.

"Belum tahu," kata Menkominfo Rudiantara, usai acara silaturahim dengan pegawai Kominfo, Rabu 12 Juni 2019.

Rudiantara menjelaskan, pembatasan media sosial merupakan keputusan terakhir setelah mempertimbangkan berbagai faktor, salah satunya penyebaran masif konten hoaks selama periode aksi 22 Mei.

Berdasarkan data Kominfo, ada sekitar 600 URL per hari yang digunakan untuk menyebarkan konten hoaks maupun negatif, yang berkaitan dengan aksi 22 Mei.

BACA JUGA: Libur Lebaran, Kominfo Kerahkan 100 Verifikator Pantau Hoaks Medsos

"Kontennya memang menghasut masyarakat," kata Rudiantara.

Keputusan pembatasan media sosial, seperti yang terjadi pada Mei lalu, merupakan hasil koordinasi dengan beberapa kementerian lain, salah satunya Kementerian Polhukam.

Plt Kepala Biro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu, menyatakan saat ini kementerian siaga untuk melihat situasi di media sosial, apakah ada peningkatan konten-konten yang bersifat menghasut dan memecah belah seperti Mei lalu.

"Itu (pembatasan medsos) pilihan terakhir sekali, sifatnya situasional. Melihat konten, persebarannya dan jumlahnya," kata dia.

BACA JUGA: Rusuh 22 Mei

Pantauan Kominfo terhada hoaks di media sosial antara lain dengan memanfaatkan mesin AIS, untuk mendeteksi sebaran dan jumlah konten.

Menkopolhukam Wiranto, sebelumnya menyatakan, tidak ada pembatasan akses ke media sosial saat sidang sengketa hasil Pemilu 2019, yang akan berlangsung pada 14 Juni hingga 28 Juni. (ant)

Baca Juga

loading...