Minggu, 26 April 2026 03:19 UTC

Imam Syafi’i bersama cucu dan istrinya saat ditemui di rumahnya. Foto: Faizin
JATIMNET.COM, Jember — Perjuangan panjang Imam Syafi’i (58), seorang tukang bangunan asal Kecamatan Umbulsari, Jember, akhirnya berbuah manis. Ia dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji pada Mei 2026 setelah menabung koin Rp1.000 selama kurang lebih 14 tahun.
Imam memulai kebiasaan tersebut sejak 2012. Saat itu, ia merasa berat jika harus menyiapkan biaya haji dalam jumlah besar sekaligus. Ia pun memilih cara sederhana: menabung sedikit demi sedikit dari penghasilannya sebagai pekerja bangunan.
“Awalnya saya berpikir, kalau harus punya uang sebanyak itu rasanya berat. Akhirnya saya putuskan menabung sedikit demi sedikit pakai koin Rp1.000,” ujarnya saat ditemui Jatimnet.com di rumahnya, Minggu, 26 April 2026.
Untuk memenuhi setoran awal, Imam mengaku menjual sebagian tanah miliknya. Sementara sisa biaya ia kumpulkan dari hasil menabung koin yang disisihkan setiap kali memiliki uang lebih.
Ia menyimpan koin-koin tersebut di dalam toples dan wadah plastik. Bahkan, ia kerap menukar uang kertas menjadi koin agar tetap konsisten dengan metode yang dipilihnya.
Selama bertahun-tahun, Imam menghadapi berbagai godaan, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga keinginan membeli barang. Namun, niat kuat untuk beribadah membuatnya tetap disiplin.
“Godaan pasti ada, apalagi saya kerja sebagai tukang bangunan. Tapi karena niat ibadah, saya tahan,” ungkapnya.
Setelah 14 tahun, ia berhasil mengumpulkan sekitar Rp20 juta hingga Rp22 juta dari koin. Jumlah tersebut memiliki berat mencapai sekitar 107 kilogram.
“Waktu dihitung, sampai memenuhi satu ruangan. Kami butuh lima orang dan dua hari untuk menghitungnya,” katanya.
Imam dijadwalkan berangkat melalui KBIH As Suniyah Kencong, tergabung dalam Kloter 91 bersama puluhan jemaah lain. Ia berharap kisahnya bisa menginspirasi banyak orang.
“Pesan saya, jangan takut untuk daftar haji. Kalau sudah niat, pasti ada jalan,” tuturnya.
