Logo

Perjuangan Imam Syafi’i Menabung Uang Koin untuk Haji Menginspirasi Istri dan Anak

Reporter:

Minggu, 26 April 2026 13:00 UTC

Perjuangan Imam Syafi’i Menabung Uang Koin untuk Haji Menginspirasi Istri dan Anak

Istri dan cucu dari Imam Syafi’i, saat ditemui di rumahnya. Foto: Faizin

JATIMNET.COM, Jember — Ketekunan Imam Syafi’i (58) dalam menabung koin Rp1.000 selama 14 tahun untuk berangkat haji tidak hanya membuahkan hasil bagi dirinya, tetapi juga menginspirasi keluarganya.

Sang istri, Nur Aini (54), mengaku mulai mengikuti kebiasaan tersebut sejak setahun terakhir. Ia kini juga menabung menggunakan koin dan telah mendaftar haji pada 2025.

“Saya ikut nabung juga sekarang pakai koin. Dulu trauma pakai uang kertas karena rusak dimakan tikus,” ujar Imam saat ditemui di rumahnya, Minggu, 26 April 2026. 

Kebiasaan tersebut turut diikuti oleh anak-anak mereka yang telah berkeluarga. Mereka mulai mengumpulkan uang koin sebagai bentuk persiapan masa depan.

Imam sendiri memulai kebiasaan menabung sejak 2012, dengan menyisihkan koin Rp1.000 dari penghasilannya sebagai tukang bangunan. Ia memilih cara tersebut karena merasa lebih ringan dibanding harus mengumpulkan uang dalam jumlah besar sekaligus.

Selama bertahun-tahun, ia menghadapi berbagai godaan, namun tetap konsisten karena niat ibadah. Hasilnya, ia berhasil mengumpulkan sekitar Rp20–22 juta dalam bentuk koin dengan berat mencapai 107 kilogram.

Kini, ia dijadwalkan berangkat haji pada Mei 2026 bersama rombongan jemaah lainnya.

“Pesan saya, jangan takut untuk daftar haji. Kalau sudah niat, pasti ada jalan,” tuturnya.

Kisah ini menunjukkan bahwa keteladanan dalam keluarga memiliki dampak besar. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten tidak hanya mengubah hidup seseorang, tetapi juga menular kepada lingkungan terdekat.