Khofifah Serahkan Santunan ke Keluarga Petugas Pemilu yang Meninggal 

Khoirotul Lathifiyah

Jumat, 26 April 2019 - 20:58

JATIMNET.COM, Surabaya - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyerahkan santunan sebesar Rp 15 juta kepada keluarga petugas Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang meninggal.

"Kita hanya mendapatkan titipan dan kita tidak tahu kapan titipan itu akan diambil oleh Allah. Jadi keluarga yang ditinggalkan mohon bersabar," kata Khofifah dalam sambutannya di acara Silaturahmi dan Penyerahan Santunan di Gedung Grahadi, Jumat 26 April 2019.

Ia berharap agar semua yang meninggal dalam tugas maupun setelah bertugas dalam pemilu 2019 mendapatkan tempat yang mulia di sisi Tuhan.

BACA JUGA: KPU Surabaya Beri Santunan Keluarga KPPS yang Meninggal

Khofifah mengungkapkan sejak Selasa 16 April 2019 lalu pemprov sudah melakukan rapat koordinasi dengan jajarannya agar memantau kesehatan seluruh petugas pemilu. Upaya tersebut dilakukan agar petugas pemilu baik Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Panitia Pemungutan Suara (PPS), maupun tim keamanan mendapatkan layanan kesehatan secara gratis.

"Monitoring dan koordinasi ini agar terkonfirmasi ke seluruh rumah sakit di daerah agar petugas mendapatkan pelayanan," katanya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pemerintah daerah agar petugas yang sedang dirawat di rumah sakit mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis. Jika petugas harus dirujuk ke rumah sakit Tipe A maupun membutuhkan dokter khusus akan ditanggung oleh pemprov.

BACA JUGA: Seorang Anggota KPPS di Ponorogo Meninggal Karena Kelelahan

Disamping itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Jatim Choirul Anam menyampaikan bahwa semua yang gugur dalam pemilu ini adalah pahlawan demokrasi.

"Kami semua berduka dan kami bangga bahwa masih ada orang baik yang mengorbankan jiwa raganya untuk perkembangan bangsa dengan kegiatan pemilu ini," katanya.

Ia menyampaikan dari jumlah tersebut sore ini terdapat kabar duka lagi sebanyak empat orang dari beberapa daerah.

BACA JUGA: Anggota KPPS Pacarkeling Surabaya Meninggal Sepekan Pasca Pemilu

Anam berharap agar proses pemilu segera selesai dengan baik. KPU juga akan mengupayakan agar proses yang belum selesai di kecataman dari semua daerah tidak ada lagi korban yang meninggal atau sakit.

Berdasarkan data yang diterima Jatimnet.com, terdapat 53 ahli waris yang menerima santunan dari Pempov Jatim. Ahli waris tersebut meliputi aparatur negara TNI/Polri, ketua atau anggota KPPS, PPS dari berbagai wilayah di Jatim yang meliputi Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Malang, Sumenep dan daerah lainnya.

Baca Juga

loading...