Minggu, 11 January 2026 13:00 UTC

Ketua Fraksi PPP di DPRD Jember yang juga kader muda, Ikbal Wilda Fardana. Foto: Faizin Adi
JATIMNET.COM, Jember – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jember menepis stigma sebagai partai orang tua. Melalui momentum Hari Lahir (Harlah) ke-53, PPP menegaskan diri sebagai partai yang terbuka dan memberi ruang luas bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam politik dan parlemen.
Ketua Fraksi PPP DPRD Jember, Ikbal Wilda Fardana, menilai anggapan bahwa PPP identik dengan partai orang tua sudah tidak relevan, khususnya di Kabupaten Jember. Menurut politikus berusia 35 tahun itu, komposisi kader dan wakil rakyat PPP saat ini justru didominasi oleh generasi muda.
“Kalau dikatakan PPP partainya orang tua, itu mungkin 10 sampai 15 tahun lalu. Hari ini, khususnya di Jember, anggota Fraksi PPP masih cukup muda-muda,” ujar Ikbal.
BACA: Sikapi Rekonsiliasi di DPP PPP, Gus Mamak: Al Harokah Barokah
Ia mencontohkan, selain dirinya yang berusia 35 tahun, terdapat anggota Fraksi PPP DPRD Jember lain seperti Lora Ahmad Ibnu Baqir yang usianya masih di bawah 30 tahun. Selain itu, sejumlah kader PPP di daerah juga berada pada rentang usia kepala empat atau bahkan lebih muda.
“Ini membuktikan bahwa PPP juga menjadi rumah politik bagi anak-anak muda yang ingin berjuang melalui jalur parlemen,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Jember, KH Madini Farouq, yang akrab disapa Gus Mamak, menegaskan bahwa regenerasi kader memang menjadi perhatian serius PPP. Ia menyebut, keterlibatan generasi muda dalam berbagai agenda partai, termasuk rangkaian peringatan Harlah ke-53, merupakan bagian dari strategi kaderisasi jangka panjang.
Ketua DPC PPP Jember, Gus Mamak saat ditemui di tasyakuran harlah PPP yang digelar di Pantai Papuma, Jember pada Minggu, 11 Januari 2026. Foto: Faizin Adi
“Kami sengaja melibatkan dan mengundang kader-kader muda dalam rangkaian harlah ini. PPP bukan hanya partainya orang tua, tetapi juga partainya anak muda,” kata Gus Mamak.
Menurutnya, PPP Jember telah mulai menggerakkan mesin kaderisasi secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten hingga ke daerah pemilihan. Langkah tersebut diharapkan dapat melahirkan kader-kader muda yang siap mengisi ruang-ruang kepemimpinan politik ke depan.
BACA: Usai Pemilu 2024, PPP Jember Mantapkan Langkah Menuju Kebangkitan
“Kaderisasi ini kami lakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Targetnya jelas, agar PPP tetap relevan dan memiliki generasi penerus yang kuat,” pungkasnya.
Melalui momentum Harlah ke-53, PPP Jember menegaskan posisinya sebagai partai yang inklusif dan terbuka, sekaligus sebagai rumah politik bagi generasi muda dalam memperjuangkan aspirasi umat dan masyarakat.
