Kepala BNPT Kunjungi Pusat Deradikalisasi di Tenggulun Lamongan

David Priyasidharta

Sabtu, 4 Mei 2019 - 05:37

JATIMNET.COM, Lamongan - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius berkunjung ke Jawa Timur, Jumat 3 Mei 2019. Kunjungan ini dalam rangka mendukung kelangsungan program deradikalisasi di wilayah ini

Dalam kunjungannya, Suhardi menemui dua orang mantan teroris yakni Ali Fauzi dan Umar Patek. Ia bertemu Ali Fauzi, yang juga merupakan pendiri Yayasan Lingkar Perdamaian di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Lamongan. Sedangkan Umar Patek, ditemuinya di Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas 1 Porong, Sidoarjo.  

Desa Tenggulun berjarak kurang lebih 70 kilometer di sebelah barat Surabaya sekarang telah menjadi pusat deradikalisasi bahkan telah menjadi pusat riset yang mendunia.

Beberapa perwakilan negara sahabat bahkan mengunjungi Desa Tenggulun sebagai media pembelajaran tentang kontra-radikalisme dan terorisme. Pertemuan Suhardi dan Ali Fauzi ini terlihat hangat.   

BACA JUGA: Teroris Christchurch Beli Senjata Online, Selandia Baru Ketatkan Aturan

Kepala BNPT mengapresiasi pencapaian Yayasan Lingkar Perdamaian terhadap proses deradikalisasi yang telah dilaksanakan. “Yayasan Lingkar Perdamaian ini menyebarkan perdamaian dan Islam yang moderat. Banyak mantan napiter yang ke rumah singgah ini, bahkan diberikan akses ekonomi," katanya dalam laman BNPT.

Suhardi berharap ini menjadi embrio yang bagus, terlebih terhadap putra-putri mantan teroris yang sekarang sudah mulai memiliki mata pencaharian sendiri. "Mereka sekarang cinta NKRI dan menjadi duta kita dalam rangka pengentasan masalah ekstremisme berbasis kekerasan,” ujar Suhardi.

Suhardi juga mengatakan pencapaian di Tenggulun ini tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat mulai dari pemerintah hingga Lembaga Swadaya Masyarakat.

“Di depan PBB dan di luar negeri selalu kami jelaskan tentang program di Sei Mencirim dan Tenggulun. Sehingga jangan heran ketika banyak pejabat dari negara asing maupun media untuk melihat bagaimana kita merubah mindset dari teroris menjadi orang yang baik," katanya.

BACA JUGA: Istri Terduga Teroris di Sibolga Disebut Lebih Radikal

Ia mengatakan kepada para mantan teroris ini diberikan kesempatan melalui kontribusi dan integrasi bukan hanya oleh pemerintah namun juga masyarakat serta Lembaga Swadaya Masyarakat bekerja sama untuk membina itu semua.

Sementara Ali Fauzi mengatakan silaturahmi Kepala BNPT beserta jajarannya ini baginya jauh lebih berharga, karena sesungguhnya ikatan hati tidak akan pernah berdusta.

“Akar terorisme tidak tunggal, bahkan saling berkaitan oleh karenanya penanganannya harus dari banyak aspek, perspektif dan metodologi," kata Ali Fauzi.

Karena itu, kehadiran BNPT sangat tepat. "Banyak kawan-kawan yang tadinya membenci polisi dan TNI tapi lewat silaturahmi yang berkelanjutan, hal itu kemudian terkikis," katanya.

Baca Juga

loading...