Sabtu, 07 March 2026 16:33 UTC

Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Sumardi saat diwawancarai di Surabaya, Sabtu, 7 Maret 2026. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Surabaya – Permasalahan genangan air di sejumlah ruas jalan di Jawa Timur mendapat perhatian dari DPRD setempat. Sistem drainase yang belum optimal dinilai menjadi salah satu penyebab jalan mudah tergenang saat hujan turun.
Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Sumardi, mengatakan persoalan drainase harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berdampak langsung pada kondisi jalan dan kelancaran lalu lintas.
“Selain jalan berlubang, banyak juga ruas jalan yang ketika hujan sebentar saja langsung tergenang atau banjir. Ini juga harus menjadi perhatian karena bisa mengganggu perjalanan masyarakat,” kata Sumardi, Sabtu, 7 Maret 2026.
Ia menjelaskan genangan air yang terjadi di jalan tidak hanya menghambat arus kendaraan, tetapi juga dapat mempercepat kerusakan permukaan jalan.
Air yang terus menggenang dapat membuat lapisan aspal cepat rusak dan akhirnya memunculkan lubang di jalan. Jika kondisi ini dibiarkan, risiko kecelakaan lalu lintas pun dapat meningkat.
BACA: Pimpin Rakor Banjir di Tuban, Wapres Gibran Minta Perbaikan Jalan dan Drainase Dipercepat
Karena itu, Sumardi meminta pemerintah daerah segera melakukan perbaikan sistem drainase di sejumlah ruas jalan yang sering mengalami genangan.
Ia juga mengingatkan bahwa beberapa ruas jalan di Jawa Timur sudah lebih dulu mengalami kerusakan berupa lubang. Kondisi tersebut perlu segera ditangani agar tidak semakin parah ketika musim hujan datang.
Selain itu, jalur yang cukup ramai seperti Mojokerto–Jombang juga dilaporkan memiliki sejumlah titik jalan berlubang. Kerusakan tersebut berpotensi semakin cepat terjadi jika genangan air terus muncul akibat drainase yang tidak berfungsi optimal.
BACA: Jelang Mudik Lebaran, DPRD Jatim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Rusak
Sumardi berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah antisipatif, baik dengan memperbaiki drainase maupun melakukan perbaikan jalan di titik yang rusak.
Dengan penanganan yang cepat, kondisi jalan di Jawa Timur diharapkan tetap aman dan nyaman dilalui masyarakat, termasuk saat mobilitas kendaraan meningkat menjelang mudik Lebaran.
