Sabtu, 07 March 2026 12:30 UTC

Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Sumardi saat diwawancarai di Surabaya, Sabtu, 7 Maret 2026. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Surabaya – Menjelang arus mudik Lebaran, kesiapan infrastruktur jalan di Jawa Timur menjadi perhatian serius. Pemerintah Provinsi Jawa Timur diminta segera memastikan seluruh ruas jalan berada dalam kondisi layak dan aman dilalui masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.
Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Sumardi, menegaskan perbaikan jalan harus menjadi prioritas pemerintah daerah agar perjalanan pemudik dapat berlangsung lancar.
“Yang paling penting jalan-jalan segera diperbaiki. Kita berharap instansi terkait segera mengambil tindakan cepat karena masih banyak jalan yang berlubang,” kata Sumardi, Sabtu, 7 Maret 2026.
Menurutnya, sejumlah ruas jalan di berbagai daerah di Jawa Timur dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup serius. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama saat arus kendaraan meningkat menjelang mudik Lebaran.
BACA: Korban Gondola Apartemen Surabaya Dievakuasi Selama Tiga Jam
Ia menilai pemerintah perlu bergerak cepat melakukan perbaikan agar kerusakan jalan tidak memicu kecelakaan maupun kemacetan saat mobilitas kendaraan meningkat.
Selain itu, beberapa jalur utama juga mulai mendapat sorotan karena kondisinya tidak sepenuhnya mulus. Salah satunya berada di jalur Mojokerto–Jombang yang dilaporkan memiliki sejumlah titik jalan berlubang dan berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera diperbaiki.
Sumardi juga mengingatkan pentingnya koordinasi lintas instansi untuk mempercepat penanganan jalan rusak. Pasalnya, sebagian ruas jalan di Jawa Timur berstatus jalan nasional sehingga menjadi kewenangan pemerintah pusat.
Meski begitu, ia menilai Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga tetap perlu aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar proses perbaikan dapat segera dilakukan.
“Memang ada yang menjadi kewenangan nasional, tetapi PU Bina Marga Jatim perlu segera berkoordinasi supaya perbaikan bisa dilakukan secepatnya,” ujarnya.
BACA: Banyak Jalan Berlubang, Jalur Mojokerto–Jombang Dikeluhkan Jelang Mudik
Selain kerusakan jalan, DPRD Jatim juga menyoroti kondisi drainase di sejumlah titik yang dinilai belum optimal. Sistem pembuangan air yang kurang baik membuat beberapa ruas jalan mudah tergenang ketika hujan turun.
Genangan air tersebut tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga dapat mempercepat kerusakan permukaan jalan jika dibiarkan terlalu lama.
Sumardi berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan langkah antisipatif dengan mempercepat perbaikan jalan serta menangani titik rawan genangan. Dengan langkah tersebut, infrastruktur di Jawa Timur diharapkan lebih siap menghadapi lonjakan kendaraan saat arus mudik maupun arus balik Lebaran.
"Jadi harus mempersiapkan infrastruktur yang ada di Jatim," pungkasnya.
