Sabtu, 07 March 2026 14:25 UTC

Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Sumardi saat diwawancarai di Surabaya, Sabtu, 7 Maret 2026. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Surabaya – Kondisi jalan di jalur Mojokerto–Jombang mendapat sorotan menjelang arus mudik Lebaran. Sejumlah titik di jalur tersebut dilaporkan mengalami kerusakan berupa lubang yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Sumardi, mengatakan kerusakan jalan di jalur tersebut perlu segera ditangani karena menjadi salah satu akses penting bagi mobilitas kendaraan.
“Di daerah jalur Mojokerto–Jombang itu banyak jalan yang berlubang. Kondisi ini tentu berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera diperbaiki,” ujarnya, Sabtu, 7 Maret 2026.
BACA: Reses DPRD Jatim di Ngoro, Sumardi Tampung Aspirasi soal Pembangunan Infrastruktur Desa
Menurut Sumardi, jalur Mojokerto–Jombang termasuk rute yang cukup ramai dilalui kendaraan, terutama saat musim mudik Lebaran. Karena itu, kondisi jalan yang rusak dapat meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak segera diperbaiki.
Ia meminta pemerintah segera melakukan perbaikan agar jalur tersebut aman dilalui masyarakat. Apalagi arus kendaraan diperkirakan akan meningkat signifikan dalam beberapa pekan ke depan.
Sumardi menegaskan perbaikan jalan menjadi bagian penting dari persiapan infrastruktur menjelang mudik. Pemerintah daerah diminta memastikan seluruh jalur yang akan dilalui pemudik berada dalam kondisi aman dan nyaman.
Selain kerusakan jalan, DPRD Jatim juga menyoroti persoalan lain yang kerap terjadi di sejumlah ruas jalan, yakni genangan air saat hujan turun. Kondisi tersebut dinilai dapat memperburuk kerusakan jalan sekaligus mengganggu arus kendaraan.
BACA: Hujan Sebentar Jalan Langsung Tergenang, DPRD Jatim Soroti Masalah Drainase
Ia menjelaskan sebagian ruas jalan di jalur Mojokerto–Jombang berstatus jalan nasional sehingga perbaikannya menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional.
Meski demikian, ia berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas PU Bina Marga dapat segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar proses perbaikan dapat dipercepat.
Dengan perbaikan yang cepat, ia berharap jalur Mojokerto–Jombang dapat kembali aman dilalui masyarakat, terutama saat arus mudik Lebaran berlangsung.
