Kejaksaan Minta Berkas Tersangka Kasus Jalan Gubeng Ambles Dipisah

M. Khaesar Januar Utomo

Jumat, 10 Mei 2019 - 20:18

JATIMNET.COM, Surabaya - Penyidik Polda Jawa Timur belum melimpahkan berkas kasus Jalan Raya Gubeng ambles kepada Kejaksaan Tinggi. Hal ini dikatakan Kepala Kejati Jatim Sunarta, Jumat 10 Mei 2019.

Dalam pelimpahan berkasnya nanti, Sunarta meminta berkas enam tersangka harus dipisah supaya jaksa peneliti bisa mengetahui peran masing-masing tersangka atau mens rea.

"Supaya diketahui peran masing-masing pelaku ini, jadi kami minta berkasnya dipisah saja," kata Sunarta, Jumat 10 Mei 2019.

BACA JUGA: Kasus Jalan Gubeng Ambles, Kejati Jatim Ingatkan Polisi

Sunarta mengatakan dalam penyidikannya, pihak kepolisian membagi berkas enam tersangka itu menjadi dua saja. "Kondisi ini membuat peran masing-masing tersangka tidak nampak," jelasnya.

Sunarta menduga kemungkinan penyidik kepolisian masih melengkapi berkas yang akan dilimpahkan ke kejaksaan. "Mungkin masih dilengkapi apa yang menjadi kekurangan dalam berkas itu," bebernya.

BACA JUGA: Kejati Jatim Berencana Jemput Bola Kasus Amblesnya Jalan Gubeng

Setelah kejaksaan menerima berkas, pihaknya memiliki waktu hingga 14 hari sejak berkas dilimpahkan untuk meneliti apakah berkas tersebut lengkap atau tidak.

Meski berkas belum dilimpahkan, Sunarta mengatakan jaksa peneliti dan penyidik dari Polda Jatim sudah berkomunikasi terkait kelengkapan berkas itu. "Jaksa kami terus menanyakan dan berkomunikasi dengan penyidik supaya berkasnya cepat selesai," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Jatim telah menetapkan enam orang tersangka. Mereka adalah RH selaku Projek Manager PT Saputra Karya; AP selaku Side Manager dari PT NKE; BS selaku Dirut PT NKE; RW selaku Manager PT NKE; LAH selaku Engenering SPV PT Saputra Karya dan AK selaku Side Manager PT Saputra Karya.

Baca Juga

loading...