Kejati Jatim Berencana Jemput Bola Kasus Amblesnya Jalan Gubeng

M. Khaesar Januar Utomo

Kamis, 18 April 2019 - 14:44

JATIMNET.COM, Surabaya – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim berencana mengirimkan surat untuk menanyakan berkas kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng, ke penyidik Polda Jatim. Hal ini lantaran, berkas kasus tersebut tak kunjung dilimpahkan ke Kejaksaan.

Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jatim, Richard Marpaung mengatakan, jika sebelumnya pihaknya telah mengembalikan berkas kasus amblesnya Jalan Gubeng tersebut ke Polda Jatim.

"Kalau dari KUHAP, waktu pengembalian berkas itu 14 hari usai dikembalikan ke penyidik," jelasnya, Kamis, 18 April 2019.

Richard mengatakan, dalam proses pengembalian berkas itu, jaksa peneliti berkas telah memberikan petunjuk kepada penyidik Polda Jatim, terkait apa saja yang harus dilengkapi.

BACA JUGA: Kejati Jatim Minta Berkas Kasus Jalan Raya Gubeng Dilengkapi

"Kami sudah memberikan (catatan) apa saja yang harus dilengkapi," bebernya.

Selanjutnya Kejati Jatim akan mengirimkan surat ke Polda Jatim, untuk menanyakan kepada polisi, terkait perkembangan kasus tersebut.

"Selama ini masih belum ada kordinasi apa pun ke Jaksa Peneliti, jadi nantinya kami akan menanyakan ke polisi," ucapnya.

Langkah ini, sangat wajar dilakukan oleh Jaksa.

"Nanti akan kami tanyakan bagaimana kasus tersebut, apa masih lanjut atau masih butuh penggalian data lain," katanya.

BACA JUGA: Berkas Amblesnya Jalan Gubeng Belum Dilimpahkan ke Kejati

Sementara itu Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, saat ini penyidik sedang melengkapi kekurangan dalam berkas. Bila perlu, pihaknya akan kembali memanggil saksi-saksi yang berkaitan dengan kasus ini.

“Kami memperbaiki apa yang menjadi catatan dan apa yang menjadi kekurangan (berkas, red) dari jaksa. Bisa saja memanggil saksi-saksi lagi,” katanya.

Dalam kasus ini, Polda Jatim menetapkan enam tersangka. Keenamnya adalah RH (Projek Manager PT Saputra Karya), AP (Side Manager PT NKE), BS (Dirut PT NKE), RW (Manager PT NKE), LAH (Engenering SPV PT Saputra Karya), dan AK (Side Manager PT Saputra Karya).

Baca Juga

loading...