Kasus Jalan Gubeng Ambles, Kejati Jatim Ingatkan Polisi

M. Khaesar Januar Utomo

Jumat, 19 April 2019 - 16:49

JATIMNET.COM, Surabaya - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mengingatkan penyidik Polda agar segera melimpahkan berkas kasus Jalan Gubeng Ambles. Sesuai dengan KUHAP, penyidik kepolisian sudah diberi waktu hingga 14 hari sebelum melimpahkan kembali berkasnya kepada kejaksaan. .

Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jatim, Richard Marpaung mengatakan penyidik Polda Jatim belum melimpahkan lagi berkas kasus Jalan Gubeng Ambles. Kendati tidak ada konsekuensi apapun ihwal keterlambaatan itu, namun jaksa berhat untuk menanyakan berkas itu kepada polisi.

"Jadi tidak menjadi patokan KUHAP tersebut," kata Richard, Jumat 19 April 2019.

BACA JUGA: Kejati Jatim Berencana Jemput Bola Kasus Amblesnya Jalan Gubeng

Dalam kasus ini, penyidik Polda Jatim telah menetapkan enam orang tersangka. Mereka antara lain RH selaku Projek Manager PT Saputra Karya, AP selaku Site Manager PT NKE, BS selaku Dirut PT NKE, RW selaku Manager PT NKE, LAH selaku Engenering SPV PT Saputra Karya dan AK sebagai Site Manager PT Saputra Karya.

Penyidik tidak melakukan penahanan terhadap keenam tersangka ini. Kejaksaan Tinggi juga tidak memiliki wewenang untuk meminta polisi menahan. Artinya, tidak ada batasan waktu untuk menyegerakan perbaikan berkas pemeriksaannya.

BACA JUGA: Berkas Amblesnya Jalan Gubeng Belum Dilimpahkan ke Kejati

"Jika tersangka ditahan, baru kami dikejar dengan waktu penahanannya," beber Richard.

Ia juga mengatakan dalam kasus ini, kejaksaan juga berhak menanyakan tindak lanjut penangananan kasusnya. "Kami berhak bertanya bagaimana kelanjutan kasus tersebut," jelasnya.

Richard juga mengatakan jika kasus ini tidak segera diselesaikan, akan menjadi beban tersendiri bagi tersangka. "Kasihan juga (tersangka) kalau kasusnya ngambang dan tidak segera diadili," ucapnya.

Baca Juga

loading...