Logo

Kebakaran TNBTS Masih Ditangani, Petugas Perkuat Penyekatan agar Api Tak Masuk Malang

Lembah Watangan jadi salah satu titik yang diawasi ketat
Reporter:,Editor:

Sabtu, 12 September 2026 11:07 UTC

Kebakaran TNBTS Masih Ditangani, Petugas Perkuat Penyekatan agar Api Tak Masuk Malang

Petugas masih berjibaku memadamkan kebakaran lahan dan hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Sabtu, 12 September 2026. Foto: Zulafif

JATIMNET.COM, Probolinggo – Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, masih ditangani petugas gabungan hingga Sabtu, 12 September 2026.

Petugas tidak hanya memadamkan titik api, tetapi juga memperkuat penyekatan di sejumlah lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kobaran api meluas hingga wilayah Kabupaten Malang.

Personel TNBTS, BPBD, TNI, Polri, dan relawan masih disebar di sejumlah kawasan yang terdampak kebakaran. Mereka melakukan pemadaman sekaligus pemantauan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

Petugas menggunakan berbagai metode untuk memadamkan api. Selain menyemprotkan air, mereka memanfaatkan peralatan sederhana seperti gebyok dan ranting pohon untuk memukul titik-titik api.

BACA: Angin Kencang dan Ilalang Kering Picu Karhutla Bromo Semakin Membara
 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan petugas masih melakukan penanganan dan pemantauan secara berkala.

Upaya tersebut, kata dia, bertujuan memastikan api benar-benar terkendali dan tidak kembali memunculkan titik kebakaran baru.

Oemar menyebut kondisi di Blok Penggol saat ini relatif lebih terkendali. Meski kepulan asap masih terlihat, petugas tidak menemukan kobaran api di kawasan tersebut.

"Untuk wilayah Blok Penggol, api sudah tidak ada karena memang di bagian bawah bukit merupakan padang pasir, sedangkan di sisi bukit tidak ada vegetasi kering," terang Oemar.

 

Petugas memperkuat penyekatan untuk mencegah kebakaran TNBTS meluas ke wilayah Kabupaten Malang, Sabtu, 12 September 2026. Foto: Zulafif

 

Kendati api di Blok Penggol sudah padam, petugas tetap menempatkan personel di lokasi. Mereka memperkuat penyekatan untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali menjalar ke kawasan lain.

Sementara itu, petugas kini memberikan perhatian lebih terhadap kawasan Lembah Watangan. Tim gabungan memperketat pengawasan di lokasi tersebut untuk mencegah kobaran meluas hingga memasuki wilayah Kabupaten Malang.

"Jadi petugas terus melakukan siaga pemantauan serta melakukan penyekatan, termasuk pemadaman api agar tidak meluas," jelasnya.

Medan menjadi salah satu tantangan utama dalam proses penanganan kebakaran di kawasan TNBTS. Kontur berupa perbukitan dan tebing menyulitkan petugas menjangkau sejumlah titik yang terbakar.

BACA: Bukit Penggol Terbakar, Wisatawan Tetap Serbu Bromo via Cemoro Lawang
 

Petugas juga menghadapi kondisi vegetasi kering yang mudah terbakar. Selain itu, hembusan angin yang cukup kencang berpotensi memperbesar kobaran dan mendorong api menjalar ke area lain.

Hingga Sabtu, petugas belum dapat memastikan total luasan hutan dan lahan TNBTS yang terdampak kebakaran sejak Kamis. Tim masih melakukan pendataan untuk mengetahui luas area yang terbakar serta dampak kebakaran.

Petugas gabungan pun tetap bersiaga di sejumlah titik. Mereka terus melakukan pemadaman, penyekatan, dan pemantauan untuk memastikan kebakaran terkendali serta tidak meluas ke wilayah lain.