Minggu, 31 October 2021 05:00 UTC

Gubernur Jatim, Khofifah saat menghadiri kegiatan vaksinasi yang digelar di Banyuwangi.
JATIMNET.COM, Jember – Pemprov Jawa Timur meminta seluruh kabupaten/kota untuk tetap waspada dan tetap disiplin dalam penegakan protokol kesehatan (prokes). Meski saat ini, kondisi penyebaran Covid-19 di Jatim terus melandai.
Per 26 Oktober 2021, terdapat 5 kabupaten/kota di Jatim yang PPKM nya berada di level 1. Yaitu Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Blitar dan Kota Madiun.
Sedangkan 12 kabupaten/kota lain berada di level 2. Yakni Sidoarjo, Lamongan, Kota Malang, Kota Batu, Jombang, Banyuwangi, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Madiun, Kabupaten Kediri, Gresik, Kota Kediri, dan Kabupaten Malang.
Sedangkan 21 Kabupaten Kota sisanya berada pada level 3. Yaitu Tulungagung, Tuban, Trenggalek, Sumenep, Situbondo, Sampang, Kabupaten Probolinggo, Ponorogo, Kabupaten Pasuruan, Pamekasan, Pacitan, Ngawi, Nganjuk, Magetan, Lumajang, Kota Probolinggo, Jember, Bondowoso, Bojonegoro, Kabupaten Blitar, dan Bangkalan.
Baca Juga: PPKM Diperlonggar, Anak-anak Kembali Bisa Naik Kereta Api
“Klasifikasi itu berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI. Salah satu tolak ukurnya adalah capaian vaksinasi,” ujar Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim di sela-sela menghadiri acara di Banyuwangi pada Sabtu 30 Oktober 2021.
Di sisi lain, angka kematian di Jawa Timur juga telah tercatat rendah. Hal ini seiring dengan terus turunnya penambahan kasus baru. Bahkan pada 10 Oktober 2021 lalu, menjadi rekor kasus kematian terendah akibat covid-19.
Yakni sebanyak 3 orang se Jawa Timur. Kasus kematian di 35 Kabupaten/Kota lainnya bahkan tercatat 0 (nol) kasus. Meski kasus Covid-19 telah melandai, namun Pemprov Jatim meminta pemerintah daerah dan masyarakat tidak terpancing euforia.
Baca Juga: Penyebaran Covid-19 Melandai, Perajin Handicraft Mulai Ekspor Kerajinan
“Harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, percepatan vaksinasi juga akan digencarkan, untuk menciptakan kekebalan komunitas (herd imunity),” ujar alumnus Unair ini.
Khofifah menjelaskan, berdasarkan data dari dasboard KCPEN, per 28 Oktober 2021, capaian Vaksinasi di Jawa Timur untuk umum dosis 1 mencapai 60.67 persen, dosis kedua 34.41 persen, dan vaksin dosis 3 mencapai 93.10 persen.
Selain capaian vaksinasi untuk masyarakat umum, penetapan PPKM Level 1 oleh pemerintah pusat juga mengacu pada capaian pemberian vaksin bagi kalangan lanjut usia (lansia). Karena itu, vaksinasi lansia juga menjadi fokus Pemprov Jatim.
“Untuk capaian vaksinasi bagi lansia dosis satu 36.78 persen dosis kedua 19.42 persen. Kita akan terus genjot untuk percepatannya. Masyarakat yang belum, jangan ragu untuk vaksin," papar Khofifah.
