Kagum, Badan PBB Tawari Ambon Jadi Kota Musik Dunia

Dyah Ayu Pitaloka

Sabtu, 25 Mei 2019 - 11:29

JATIMNET.COM, Surabaya – Kota Ambon, Provinsi Maluku, sedang mempersiapkan menjadi kota musik dunia. Tawaran itu berasal Direktur United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco)  City Of Music Mannheim, Jerman, Rainer Kern.

"Selama kunjungan beberapa hari di Kota Ambon saya dan Tamara Kemanski dari Polandia melihat langsung, bertemu dan berbagi dengan masyarakat dan komunitas musik, sehingga kita sepakat Ambon siap menjadi kota musik dunia," kata Rainer Kern di Ambon, Sabtu 25 Mei 2019.

Sejumlah syarat diajukan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau Unesco, jika Ambon ingin mendapatkan pengakuan sebagai musik dunia.

Setidaknya, kata dia, ada dua hal yang harus ditunjukkan Kota Ambon kepada dunia, yakni belajar dari kota musik lain, dan tunjukkan nilai kearifan lokal dari Ambon.

BACA JUGA: Semarak Pemilu di Pulau Buru

"Banyak hal yang dapat ditunjukkan karena Ambon memiliki berbagai hal baik itu kualitas bermusik, keragaman sosial dan budaya, ini tentu menjadi nilai yang berbeda," katanya.

Rainer mengatakan, dirinya terkesan dengan keramahan masyarakat, kualitas bermusik sangat baik yang dimulai sejak kecil serta keragaman budaya.

"Bukan hanya itu masyarakat terus mewujudkan perdamaian dan musik menjadi media pemersatu masyarakat, karena itu apresiasi bagi pemerintah, 'Ambon Music Office' yang telah bekerja sehingga bisa mencapai titik hingga saat ini, " ujarnya.

Ia mengakui, jika Kota Ambon ingin mendapatkan identitas sebagai kota musik dunia maka yang harus dilakukan adalah membuka jaringan dan menjalin kerja sama.

BACA JUGA: Garuda Indonesia Turunkan Tiket Tujuan Ambon

Selain itu, untuk menjaga identitas kota musik dunia, harus mendapat dukungan dari berbagai pihak, jika tidak maka akan kehilangan banyak kesempatan.

"Melalui upaya ini akan terbuka kesempatan dengan melakukan kewajiban berkontribusi pada perkembangan musik dunia, maka tentu akan ada timbal balik bagi upaya mewujudkan kota musik dunia," katanya.

Selama di Ambon, Rainer Kern mengunjungi seluruh komunitas musik di Ambon, yakni musik suling bambu di Negeri Tuni, tahuri di Hutumuri, musik sawat di Negeri Batu Merah dan menyaksikan Festival Ramadan dan pergelaran seni di Taman Budaya. (ant)

Baca Juga

loading...