Logo

Kader PKK Kediri Dilatih Cegah Kekerasan terhadap Anak

Reporter:,Editor:

Rabu, 07 October 2026 09:30 UTC

Kader PKK Kediri Dilatih Cegah Kekerasan terhadap Anak

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat membuka Training of Trainer (TOT) Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) bertema “Penguatan Peran TP PKK dalam Mewujudkan Keluarga yang Ramah Anak” di Omah Sawah, Rabu, 7 Oktober 2026. Foto:kedirikota.go.id

JATIMNET.COM, Kediri – Kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Kediri disiapkan menjadi penggerak edukasi pengasuhan positif dan perlindungan anak di lingkungan masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui Training of Trainer (TOT) Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) bertema “Penguatan Peran TP PKK dalam Mewujudkan Keluarga yang Ramah Anak” di Omah Sawah, Rabu (7/10/2026). Kegiatan berlangsung selama dua hari hingga 8 Oktober 2026.

Pelatihan diikuti perwakilan Pokja I dan Pokja II TP PKK tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Kediri. Peserta dibekali pengetahuan agar dapat meneruskan edukasi tentang pola asuh, komunikasi keluarga, pemenuhan hak anak, dan pencegahan kekerasan kepada masyarakat.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, keluarga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

“Kalau kita bisa menciptakan lingkungan yang baik untuk anak, InsyaAllah kualitas generasi yang akan datang juga akan baik,” ujarnya.

Menurut Vinanda, upaya membangun keluarga ramah anak tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan keluarga dan masyarakat diperlukan, termasuk melalui kader TP PKK yang berinteraksi langsung dengan warga.

Ia menekankan empat aspek yang perlu diperhatikan, yakni pola asuh positif, komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, pencegahan kekerasan dan eksploitasi, serta penguatan ketahanan mental anak.

Selain itu, ketahanan spiritual dan ekonomi keluarga juga perlu mendapat perhatian. Kolaborasi suami dan istri dinilai penting untuk menciptakan keluarga yang kuat dan mendukung perkembangan anak.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita menciptakan lingkungan keluarga yang nyaman dan aman, sehingga anak-anak merasa dicintai. Mereka dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Kediri Faiqoh A.M. Qowimuddin mengatakan, PUSPAGA menyediakan layanan edukasi, informasi, konsultasi, konseling, serta penguatan kapasitas keluarga.

Dalam pelatihan tersebut, peserta menerima materi tentang pengenalan PUSPAGA Kirana Kota Kediri, pola asuh ramah anak dan komunikasi efektif, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta teknik edukasi keluarga.

Materi disampaikan oleh DP3AP2KB, Adri Suyatno selaku trainer, perwakilan Yayasan Lembaga Perlindungan Anak Kota Kediri, dan psikolog.

Salah satu materi membahas keterampilan mendengarkan secara aktif dan empatik tanpa menghakimi. Kemampuan tersebut diharapkan membantu kader memahami persoalan keluarga sebelum mengarahkan mereka ke layanan rujukan yang sesuai.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, perwakilan DP3AP2KB, pengurus TP PKK Kota Kediri, dan tamu undangan lainnya.