Logo

Jenazah Pemuda Asal Madiun Ditemukan di Parkiran Hotel di Surabaya

Reporter:,Editor:

Minggu, 03 May 2026 03:30 UTC

Jenazah Pemuda Asal Madiun Ditemukan di Parkiran Hotel di Surabaya

Petugas polisi dan BPBD Surabaya mengamankan areal parkir salah satu hotel di Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya yang menjadi lokasi ditemukannya jenazah pemuda asal Madiun karena dugaan bunuh diri, Minggu, 3 Mei 2026. Foto: Comm

JATIMNET.COM, Surabaya - Seorang pemuda berinisial RO warga Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun ditemukan meninggal dunia di area parkir mobil sebuah hotel di Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Sabtu malam, 2 Mei 2026.

Kondisi korban yang diduga nekat mengakhiri hidupnya sendiri itu bersimbah darah.

Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti mengatakan pihaknya menerima laporan dari Command Center pada pukul 22.24 WIB dan langsung menerjunkan tim ke lokasi.

“Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 22.31 WIB. Saat sampai, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tergeletak dan bersimbah darah di parkiran mobil hotel,” ujar Linda dalam keterangannya, Minggu, 3 Mei 2026.

Berdasarkan identitas yang ditemukan, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki, berusia 22 tahun, dan berasal dari Desa Sukorejo, Saradan, Madiun.

BACA:  Diduga Bunuh Diri, Pemuda di Jatirejo Mojokerto Membusuk di Dalam Rumah

Linda menyebut, dari penanganan awal di lapangan, kejadian tersebut mengarah pada dugaan bunuh diri. Meski demikian, kepastian penyebab kematian masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

“Dugaan sementara mengarah pada bunuh diri. Namun, penyebab pasti dan motif masih dalam pendalaman aparat kepolisian,” katanya.

Petugas BPBD bersama Polsek Tegalsari langsung mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis pembatas guna menjaga keutuhan tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah korban kemudian ditutup menggunakan kantong jenazah sambil menunggu tim Inafis Polrestabes Surabaya.

BACA: Diduga Depresi Usai Perceraian, Pemuda di Probolinggo Lompat ke Laut Mayangan

Setelah tim Inafis tiba, dilakukan olah TKP serta proses identifikasi terhadap korban. Usai seluruh proses tersebut selesai, jenazah dievakuasi oleh BPBD dengan bantuan ambulans PMI.

“Jenazah selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Linda.

Selain penanganan di lokasi, pihak jaringan komunikasi (jarping) juga melakukan penelusuran untuk menghubungi keluarga korban di Madiun. "Tim sudah berkoordinasi dengan petugas di sana untuk menghubungi pihak keluarga," tutur Linda.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti latar belakang yang mendorong korban diduga nekat mengakhiri hidupnya. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi serta bukti-bukti di lapangan.