Logo

IAINU Tuban Resmi Naik Status Jadi UNUMA

Universitas Nahdlatul Ulama Makhdum Ibrahim bakal perluas akses pendidikan
Reporter:,Editor:

Jumat, 28 August 2026 10:30 UTC

IAINU Tuban Resmi Naik Status Jadi UNUMA

Penyerahan SK IAINU ke UNUMA Tuban oleh Dirjen Pendis Kemenag RI di Aula KH. Hasyim Asyari Jumat, 28 Agustus 2026. Foto: Zidni Ilman

JATIMNET.COM, Tuban – Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban resmi berubah bentuk menjadi Universitas Nahdlatul Ulama Makhdum Ibrahim (UNUMA). Perubahan status tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Kementerian Agama kepada Rektor IAINU Tuban Prof. Dr. M. Syamsul Huda.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Prof. Suyitno menyerahkan SK tersebut secara langsung kepada Syamsul Huda di Aula KH Hasyim Asy’ari, Rektorat IAINU Tuban, Jumat, 28 Agustus 2026.

Penyerahan SK tersebut sekaligus menjadi bagian dari agenda pembinaan karier sumber daya manusia (SDM). Sejumlah pejabat dan unsur organisasi turut hadir, di antaranya Kepala Kantor Kemenag Tuban Umi Kulsum, Pengurus PCNU Tuban, pengurus BPP IAINU Tuban, serta anggota senat.

Jajaran pimpinan kampus juga mengikuti agenda tersebut, mulai dari wakil rektor, dekan, ketua program studi, ketua lembaga dan unit, hingga tenaga kependidikan dan karyawan.

Prof. Suyitno berharap perubahan bentuk tersebut membawa keberkahan bagi perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama. Dia menilai momentum penyerahan SK pada Jumat memiliki makna tersendiri.

"Ini bukan kebetulan, di dalam teologi tidak ada kebetulan, Hari Jumat adalah yaumul berkumpul, hari berkumpul ini skenario Tuhan kenapa penyerahan SK bertepatan pada hari Jumat,’’ ujarnya.

Menurut Suyitno, momentum tersebut juga mengingatkan seluruh pihak untuk terus menjaga dan merawat perkumpulan yang menjadi dasar berdirinya perguruan tinggi tersebut.

‘’Ndilalah kok turunnya (SK) hari Jumat,’’ tambahnya.

 

UNUMA Perluas Akses Pendidikan

Rektor IAINU Tuban Prof. Syamsul Huda menyebut perubahan menjadi UNUMA sebagai salah satu tonggak penting dalam perjalanan kampus. Menurut dia, alih bentuk tersebut merupakan bagian dari strategi untuk menyesuaikan pendidikan tinggi dengan perkembangan zaman.

‘’Alih status ini menjadi mimpi panjang IAINU. Saat awal saya ditugasi PBNU menjadi rektor, salah satunya untuk menaikkan level institut menjadi universitas. Ini hasil kerja keras kita semua. Tentu tanggungjawab makin besar,’’ ujarnya.

Syamsul Huda mengatakan perubahan status tidak sekadar menaikkan level kelembagaan. UNUMA juga akan memperluas akses pendidikan dengan mengembangkan bidang keilmuan di luar kajian Islam.

Menurutnya, studi keislaman tetap menjadi bagian penting, tetapi kampus juga perlu mengembangkan integrasi dengan bidang sains dan membuka ruang bagi program studi umum.

Dengan status universitas, UNUMA memiliki ruang yang lebih luas untuk menawarkan pilihan pendidikan kepada masyarakat. Kampus juga membuka peluang kerja sama dengan pemerintah dan berbagai pihak lainnya.

"Juga bisa kerjasama dengan pemerintah. Karena selama ini dikenal agamis, tapi sekarang kita buka juga unuk umum,’’ jelasnya.

Syamsul Huda mengatakan IAINU Tuban telah mengantongi sejumlah prestasi sebelum beralih bentuk. Capaian tersebut menjadi modal untuk mengembangkan kampus dari skala kecil menjadi lebih besar.

"Itu bisa didapat dengan kerja keras dan disiplin. Sekarang kita punya 6 doktor, 1 Lektor Kepala, pada 2027 nanti tambah doktor lagi, dan semoga segera ada guru besar,’’ katanya.

 

Empat Fakultas Jadi Fondasi Pengembangan UNUMA

Sebelum berubah menjadi universitas, IAINU Tuban memiliki empat fakultas dengan sejumlah program studi.

Fakultas Tarbiyah menaungi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) untuk jenjang strata satu. Fakultas tersebut juga memiliki program magister Pendidikan Agama Islam.

Fakultas Dakwah memiliki Program Studi Manajemen Dakwah dan Psikologi Islam. Sementara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menaungi Program Studi Perbankan Syariah.

Adapun Fakultas Syariah memiliki Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI).

Setelah resmi menjadi UNUMA, kampus berencana memperluas bidang keilmuan sekaligus menambah jumlah fakultas dan program studi. Langkah tersebut diharapkan semakin membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Tuban dan daerah sekitarnya.